Bupati Bursel Melakukan Audiensi dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Jakarta -MalukuExpress.com -Bupati Buru Selatan, La Hamidi, SH didampingi Anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan Asriadi Tomia, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan Mumin Tomnussa dan Ketua Tim Asistensi Prof. La Ega melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D. beserta jajaran staf wakil Menteri di gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kamis, 23/4/2026).

Agenda ini merupakan ikhtiar dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan untuk mendorong kebutuhan infrastruktur Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran dan peningkatan kualitas Sumber daya Tenaga Pengajar demi terciptanya pendidikan yg bermutu dan merata di Kabupaten Buru Selatan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D. dalam penyampaiannya, mengatakan bahwa Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus berupaya mendorong kebutuhan infrastruktur Pendidikan terutama pada daerah 3T. Dan Alhamdulillah untuk Kabupaten Buru Selatan untuk kuota penerima Program Revitalisasi pada tahun 2026 terjadi peningkatan signifikan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Tambah Wamen program ini merupakan program nasional pada pemerintahan Presiden Prabowo.

Pada kesempatan yang sama Bupati Buru Selatan, La Hamidi, SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Menteri dan jajarannya, karena sudah berkenan menerima Kunjungan Bupati dan rombongan untuk melakukan audiensi, serta ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Kementerian Pendidikan karena sudah memberikan kuota penerima program revitalisasi bangunan sekolah dan sarana lainnya yang lebih buat Kabupaten Buru Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Bapak Momin Tomnussa dalam pemaparannya juga menyampaikan kebutuhan infrastruktur Pendidikan lewat program revitalisasi, usulan Sekolah Terintegrasi, Digitalisasi Pembelajaran, Beasiswa PIP bagi siswa tidak mampu, beasiswa bagi tenaga pengajar yang belum meliki gelar sarjana S1, serta kebutuhan tenaga guru di Kabupaten Buru Selatan. Dan Alhamdulillah kesemuanya direspon baik oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Semoga ikhtiar ini dapat membawa dampak positif bagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di daerah khususnya Kabupaten Buru Selatan. (M)

Pos terkait