Bupati Malteng: UMKM Harus Naik Kelas Lewat Branding dan Inovasi Produk

Malukuexpress.com, Masohi – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas melalui penguatan branding, strategi pemasaran, dan inovasi produk. Hal itu disampaikan dalam Workshop Branding, Marketing dan Pembuatan Produk UMKM yang digelar KKN-PPM Universitas Darussalam Ambon Kampus C Masohi berkolaborasi dengan Tim Mapala Universitas Indonesia, di Masohi, Rabu (26/8/2026).

Bupati Maluku Tengah dalam sambutannya, yang dibacakan Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan, Jauhari Tuarita, menekankan pentingnya peran kampus untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Kampus harus hadir membawa gagasan, inovasi, dan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Jauhari mewakili Bupati Zulkarnain Awat Amir.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi tema workshop “Dari Jelantah ke Cuan: Pemurnian Minyak Jelantah Jadi Lilin Aroma Terapi”. Menurutnya, tema tersebut sederhana namun memiliki nilai ekonomi besar karena mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai.

“Minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah, melalui kreativitas dan pengetahuan, dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti lilin aroma terapi,” katanya.

Bupati juga menyoroti pentingnya strategi pemasaran. Produk yang baik, sebutnya, belum tentu laku jika tidak dikemas dan diposisikan dengan tepat.

“Di sinilah pentingnya branding dan marketing. Kreativitas produk harus berjalan bersama dengan kreativitas membangun pasar,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, lanjut Jauhari, berkomitmen mendukung pengembangan UMKM karena sektor ini berperan penting dalam penguatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

Ia berharap workshop ini tidak berhenti hari ini saja, melainkan menjadi awal lahirnya produk UMKM yang memiliki kualitas, identitas, dan nilai tambah.

“Dari limbah menjadi produk, dari kreativitas menjadi peluang, dan dari peluang menjadi penghasilan,” ucapnya.

Workshop ini dihadiri pimpinan dan civitas akademika Universitas Darussalam Ambon Kampus C Masohi, Tim Mapala UI, mahasiswa KKN-PPM, serta peserta dari kalangan pelaku UMKM di Maluku Tengah. (ME-08)

Pos terkait