MALUKUEXPRESS.COM, AMBON — Kebakaran yang melanda sejumlah rumah warga di kawasan RT 02/RW 01, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/8/2026), membuat warga terdampak harus menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah.
Pemerintah Kota Ambon menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat ditangani secara optimal.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan, masa tanggap darurat akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
“Tanggap darurat itu 14 hari. Kemudian kita lihat perkembangan, kalau butuh tambahan waktu kita tambah lagi,” ujar Bodewin.
Selama masa tanggap darurat, pemerintah akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk makanan serta berbagai peralatan penunjang yang diperlukan.
“Dalam proses tanggap darurat itu pemerintah akan menyiapkan makanan dan peralatan lain,” katanya.
Bodewin menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses penanganan korban dan warga terdampak berjalan sesuai ketentuan.
“Ini tugas pemerintah untuk memastikan bahwa situasi tanggap darurat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
14 HARI PENENTUAN
Masa tanggap darurat bukan sekadar soal bantuan sementara. Empat belas hari ke depan menjadi periode penting untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi sekaligus memetakan langkah penanganan berikutnya.
Jika kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan, masa tanggap darurat dapat diperpanjang sesuai hasil evaluasi pemerintah.
Kini perhatian tertuju pada nasib warga yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan kepastian penanganan setelah api dipadamkan.
Api mungkin telah berhasil dijinakkan, tetapi persoalan warga terdampak belum selesai. Pemerintah dituntut hadir bukan hanya saat keadaan darurat, tetapi juga memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.(CM)
#KebakaranBatuMerah #BatuMerah #Ambon #KotaAmbon #Malukuexpress.com #TanggapDarurat #BeritaAmbon #InfoAmbon #Kebakaran #BeritaTerkini






