MALUKUEXPRESS.COM
BANDA NAIRA – Semangat persahabatan internasional menggema di Banda Naira saat Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir (Ozan), secara resmi menutup rangkaian Darwin Banda Yacht Race 2026. Momen yang dirangkaikan dengan Welcome Ceremony dan penyerahan trofi kepada para juara itu menjadi penanda suksesnya salah satu agenda wisata bahari internasional yang membawa nama Banda semakin dikenal di mata dunia.Banda 7 Agustus 2026
Puluhan yacht dari berbagai negara yang berlayar dari Darwin, Australia, akhirnya menuntaskan pelayaran mereka di Pulau Rempah. Kehadiran para pelaut mancanegara bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga mempererat persahabatan lintas bangsa sekaligus memperkenalkan pesona Banda Naira sebagai destinasi wisata bahari, sejarah, dan budaya kelas dunia.
Pada puncak acara, Bupati Maluku Tengah menyerahkan trofi kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas semangat, ketangguhan, dan sportivitas yang ditunjukkan sepanjang pelayaran internasional tersebut. Penyerahan trofi berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para peserta, masyarakat, serta tamu undangan yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain Awat Amir menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah menjadikan Banda sebagai bagian dari perjalanan mereka. Menurutnya, kehadiran para pelaut internasional telah mencatatkan lembaran baru dalam sejarah persahabatan dunia di Kepulauan Rempah.
“Kehadiran para peserta dari berbagai negara bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi telah menjadi bagian dari sejarah baru persahabatan dunia di Kepulauan Rempah. Kami berharap keindahan alam, kekayaan budaya, dan sejarah Banda menjadi kenangan indah yang mengundang mereka untuk kembali,” ujar Ozan
Ozan juga menyampaikan apresiasi kepada Ambon Sailing Community, TNI AL Kodaeral IX sebagai panitia penyelenggara di Maluku,
Terima kasih juga saya sampaikan kepada aparat keamanan, relawan, Pemerintah Kecamatan Banda, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan event internasional tersebut.
Darwin Banda Yacht Race 2026 menjadi bukti bahwa Banda Naira memiliki daya tarik yang mampu memikat wisatawan mancanegara. Panorama laut yang memesona, kekayaan bawah laut, sejarah rempah yang mendunia, serta keramahan masyarakat Banda menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi seluruh peserta.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah optimistis, pengalaman para pelaut selama berada di Banda akan menjadi promosi alami yang membawa nama Banda Naira semakin dikenal di berbagai belahan dunia. Harapannya, semakin banyak wisatawan mancanegara yang menjadikan Banda sebagai destinasi impian untuk berlayar dan menikmati keindahan Indonesia dari timur.
Dengan penyerahan trofi kepada para juara dan penutupan resmi oleh Bupati Maluku Tengah, Darwin Banda Yacht Race 2026 resmi berakhir. Namun gaungnya diyakini akan terus berlayar, membawa nama Banda Naira semakin kokoh sebagai ikon wisata bahari Indonesia yang mampu bersaing di panggung internasional.
Darwin Banda Yacht Race 2026 bukan sekadar perlombaan layar. Ajang ini menjadi simbol persahabatan antarbangsa, penggerak pariwisata, sekaligus bukti bahwa Banda Naira—negeri kecil yang pernah menjadi pusat perdagangan rempah dunia—kini kembali menjadi magnet perhatian dunia.(CM)






