MALUKUEXPRESS.COM
Ambon – Di balik penempatan para Kapolsek pada wilayah-wilayah strategis di Kota Ambon, tersimpan kisah pengabdian yang jarang diketahui publik. Sebelum dipercaya memimpin Polsek di wilayah perkotaan, sejumlah perwira Polri lebih dahulu ditempa melalui penugasan di pulau-pulau terluar dan daerah kepulauan yang penuh tantangan.24 Juli 2026
Pengalaman memimpin di wilayah dengan keterbatasan akses, sarana, dan kondisi geografis yang tidak mudah menjadi bekal penting dalam membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan mengambil keputusan, serta kedekatan dengan masyarakat.
Salah satu contohnya adalah IPTU Giovanni Toffy, yang kini menjabat sebagai Kapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Sebelum bertugas di kota, ia pernah memimpin Polsek Leti dan Polsek Wetar di jajaran Polres Maluku Barat Daya.
Jejak serupa juga dimiliki IPTU Bastian Tuhuteru. Sebelum dipercaya menjadi Kapolsek Sirimau, ia lebih dahulu mengemban amanah sebagai Kapolsek Leksula di Polres Buru Selatan.
Sementara itu, IPTU Rudy Ahab Bakker kini dipercaya memimpin Polsek Nusaniwe setelah sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Kisar, Polres Maluku Barat Daya.
Perjalanan ketiga perwira tersebut menunjukkan bahwa jabatan strategis bukan sekadar soal promosi, melainkan hasil dari proses panjang yang ditempa melalui pengabdian di wilayah-wilayah yang menjadi garda terdepan pelayanan Polri.
Dari pulau-pulau terluar hingga pusat Kota Ambon, mereka membuktikan bahwa dedikasi, loyalitas, dan integritas adalah modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Selamat bertugas kepada:
IPTU Giovanni Toffy
IPTU Bastian Tuhuteru
IPTU Rudy Ahab Bakker
Semoga amanah yang diemban semakin memperkuat pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat serta menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya bahwa setiap penugasan, di mana pun berada, adalah kesempatan untuk mengukir prestasi dan mengabdi bagi bangsa.(CM)






