Disdikbud Malteng Gelar TOT, Ini Penjelasan Pj. Bupati Malteng

Malukuexpress.com, Masohi – Sebagai tindak lanjut rapat penyusunan program bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Maluku Tengah (Malteng) pada 28-29 Agustus 2024 lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Malteng melaksanakan Training of Trainer (TOT), Penguatan Kapasitas Guru Calon Fasilitator Komunitas Belajar, senin (2/12/2024).

Kegiatan yang berpusat di Hotel Isabela ini, direncanakan berlangsung selama lima hari kedepan. Kegiatan tersebut dibuka oleh Pj. Bupati Malteng, yang diwakili asisten perekonomian dan pembangunan Julius Boro.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, Para Pejabat Administrator dan pengawas serta Para Guru Calon Fasilitator Komunitas Belajar.

Dalam sambutan Pj Bupati Malteng, yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Julius Boro, mengatakan bahwa Pemda Malteng sangat memberikan dukungan terhadap program Komunitas Belajar ini, dan sangat berharap semoga kehadiran program Komunitas Belajar akan membawa kemajuan bagi dunia pendidikan di Maluku Tengah.

“Kita pahami bersama bahwa, Usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, memiliki korelasi dengan tujuan mensejahterakan masyarakat. Dengan pendidikan yang memadai seseorang memiliki kesempatan yang lebih terbuka untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi dan sosial serta menciptakan dan memelihara demokrasi yang sehat,” katanya.

Menurutnya, sebagai pemimpin komunitas belajar, perlu memiliki karakter sebagai Fasilitator. dikarenakan anggota dari komunitas belajar itu sendiri adalah guru yang sudah tergolong dewasa, sehingga pemimpin komunitas belajar perlu dapat memfasilitasi setiap anggotanya agar tujuan komunitas belajar dapat tercapai.

“Untuk itu saya perlu menekankan agar kepada para Guru Calon Fasilitator, harus dapat memanfaatkan momen ini agar dapat meningkatkan kompetensi dalam mengelola pembelajaran yang berpihak pada murid dan dapat menciptakan murid-murid yang memiliki karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila,” ujarnya.

Sahubawa berharap, seluruh tenaga pendidik dan pemangku kepentingan terkait, dapat lebih memahami dan melaksanakan program inovatif ini untuk bersama-sama mendorong percepatan pembangunan di bidang pendidikan demi menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

“Kalau dari masing-masing pribadi punya niat dan komitmen untuk berbagi praktik baik, maka saya yakin pendidikan Maluku Tengah akan semakin baik,” pintanya. (ME-08)

Pos terkait