Dua Mobil DPRD Terbawa Arus Kembali Dari Desa Waemasing

Malukuexpress.com. Demi Komitmen dan menjawab keluhan rakyat sejumlah Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan dengan semangat melakukan kunjungan kerja (KUNKER) dalam memperjuangkan tuntutan aspirasi masyarakat Desa Waemasing Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan.

Usai Kunker, Pimpinan dan anggota DPRD bertolak dari Desa Waemasing menuju kota kabupaten Buru Selatan, sekitar pukul 16.20 WIT, saat di perjalanan melintasi air kali Waepai, dua (2) Mobil pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan terbawa arus saat melintasi sungai derasnya air kali, air kali yang membatasi dua desa di antaranya desa waelikut dan desa Waemasing.

Hanyutnya dua mobil milik pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bursel itu saat mau melintasi sungai air kali Waepai Kecamatan Waesama menuju Kota Namrole bersama beberapa Anggota DPRD lainnya.

Mobil dinas Ketua DPRD Muhajir Bahta dengan Nomor Polisi. DE 153 KM, dan Plat Mobil Bernomor Polisi B.1521. TMG Milik Ketua Fraksi Partai Golkar Vence Titawael yang terbawa arus air Kali Waepai.

Pantauan Media ini pada Sabtu, 4/9/2021. Dua Mobil terbawa arus akibat luapan air kali yang deras dan lumpur pada air kali Waepai. Sehingga menyebabkan 2 mobil ikut terendam dan terbawa arus air kali.

Sekitar pukul 16.31. WIT di Bantu warga masyarakat Desa waelikut dan Desa Waemasing ikut melakukan evakuasi 2 Mobil milik DPRD itu dengan mengunakan tali untuk menarik mobil tersebut dari dalam air kali hingga ke jalan.

Setelah 2 mobil di evakuasi warga masyarakat, satu mobil milik Ketua Fraksi Partai Golkar Vence Titawael tidak bisa di hidupkan akibat rusak pada sistim mesin. Sehingga mobil tersebut harus di amankan di rumah warga desa waelikut sambil menunggu perbaikan.

Saat di konfirmasi media ini waktu perjalanan menuju Kota namrole, Ketua DPRD Buru Selatan Muhajir Bahta menjelaskan, bahwa terkait pembangunan jalan dan beberapa jembatan di kec waesama telah kami anggarkan pada Tahun 2021, Namun dengan situasi pandemi Covid 19 maka anggaran itu telah kami relokasikan untuk penanganan pencegahan Covid 19 sehingga untuk pembangunan Jembatan pada tahun ini belum terealisasi.

Namun menurut Bahta, Kami meminta Kepada pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan melalui pemerintahan ibu Safitri Soulisa dan Bapak Gerson agar bisa menjawab keluhan rakyat waesama. Dalam Fase 100 hari Program Kerja Bupati Wakil Bupati, tentunya menjadi perhatian serius apa permintaan masyarakat pesisir.

Lanjut Ketua DPRD Partai NasDem itu, untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa Waemasing terkait dengan Bantuan BLT yang tidak adil.

DPRD Buru Selatan lansung mengelar rapat dengan pemerintah desa waemasing, camat Kecamatan Waesama, Kapolsek Kecamatan Waesmaa dan Masyarakat Waemasing hasil rapat dan pertemuan tersebut sudah mendapatkan kesepakatan untuk diadakan perubahan APBDes Desa waemasing yang tadinya BLT untuk 30 orang ditambah 94 sehingga total menjadi 124 orang penerima BLT sehingga bisa mengakomodir masyarakat yang tidak mendapatkan BLT untuk segera diberikan BLT kepada masyarakat waemasing sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bursel Muhajir Bahta.

Turut mengikuti kunjungan itu pimpinan dan anggota DPRD, Muhajir Bahta, Asriadi Tomia, Ismail Loilatu, Vence titawael, Ahmadan Lailatu, Elin Saleky, Mitusak Liligoli, Ahmad Umasangaji, Usman Latuwael dan beberapa staf Sekretariat DPRD Kabupaten Buru Selatan, dan Bagian PMD.

Hadir pada kunker itu di antaranya, 9 orang pimpinan dan anggota DPRD, staf Sekretariat DPRD, Bagian PMD, Camat Waesama Ahmat Wael, Kapolsek Waesama IPDA Dede Samsi Rifai, SH, Danramil, Bain yang mewakili, Serma Muhamad Riadi, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh pemuda, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan Stekholder. (*)

Pos terkait