Malukuexpres.com. Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD melakukan kunjungan Kerja ke desa Waemasing Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan. Sabtu, 4/9/2021.
Kunjungan DPRD ke desa Waemasing terkait tuntutan masyarakat soal pembagian bantuan langsung tunai (BLT).
Untuk menjawab tuntutan dan aspirasi masyarakat desa Waemasing, Ketua DPRD mengatakan, kita Hadir sebagai representasi masyarakat waesama dalam menjawab aspirasi masyarakat, maupun mendengar apa yang menjadi keluhan tuntutan rakyat.
Terkait keluhan masyarakat harus kita jawab. Saya minta Bapak-Bapak dan ibu- ibu agar datang ke balai desa Waemasing untuk hadir dan mendengarkan langsung apa yang di sampaikan Kepala desa bahkan menurut Bahta, hadirkan para masyarakat yang ikut aksi damai di DPRD untuk menerima BLT bagi yang belum menerima, itu hak rakyat,”Kata ketua DPRD.
Yang jadi persoalan ketika musyawarah desa Bapak-Bapak tidak pernah protes, yang berikan undangan bukan saya tapi kepala desa, olehnya saya hadir di sini untuk mendengar hasil rapat waktu di DPRD, sehingga perlu untuk kita sama-sama selesaikan,” kata bahta,
Turut mengikuti kunjungan itu pimpinan dan angota DPRD, Muhajir Bahta, asriadi Tomia, Ismail Loilatu, Vence titawael, Ahmadan lailatu, Elin saleky, mituslak liligoli, Ahmad Umasangaji, Usman Latuwael dan beberapa staf Sekretariat DPRD kab buru selatan, dan bagian PMD.
Dalam perjalanan, Ketua DPRD kabupaten Bursel Muhajir Bahta dan sejumlah anggota DPRD dan rombongan saat memasuki air kali waipai di hadang oleh massa masyarakat Waemasing saat melalukan kunjungan Kerja sekitar pukul 12, 29 WIT.
Dengan cepat, anggota TNI-POLRI dan BKO melakukan pengamanan dengan menghalangi massa yang melarang Pimpinan dan anggota DPRD beserta staf dan rombongan saat melintasi air kali waipai dalam melakukan kunjungan ke desa Waemasing.
Saat kedatangan Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bursel waktu ke desa waemasing melintasi air kali waepai,
Pada saat dihadang massa, Ketua DPRD turun dari mobil bernomor polisi, DE. 153 KM. Dengan sejumlah anggota DPRD untuk mendengar aspirasi masyarakat, setelah mendengar tuntutan masyarakat Waemasing di air waepai.
Ketua DPRD Kabupaten Buru selatan Muhajir Bahta mengatakan bahwa, walaupun parang dan tumbak memotong leher ini, kami DPRD buru selatan tidak gentar dan mundur untuk tetap menjawab aspirasi serta memperjuangkan hak-hak masyarakat Waemasing.
Ketua dan Angggota DPRD tiba di balai desa waemasing sekitar pukul 1.45 WIT, dan di sambut langsung oleh Kepala Desa Waemasing kec waesama Samsudin Bugis, staf dan masyarakat, usai tiba d balai desa, kegiatan pertemuan berlangsung bersama masyarakat yang ikut hadir dalam pertemuan itu hadir di antaranya, Muhajir Bahta, 8 orang anggota DPRD, Bagian PMD, Camat waesama ahmat Wael, Kapolsek IPDA Dede Samsi Rifai, SH, Danramil, Bain yang mewakili, Serma Muhamad Riadi, tokoh, masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh pemuda, stocekholder dan lain-lain, efisiensi 94 orang sesuai surat edaran
Usai kunjungan pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Bursel dari desa Waemasing menuju Kota Namrole, 2 Mobil milik ketua dan anggota DPRD terbawa arus air kali waepai dengan Nomot DE. 153 KM dan B 1521 TMG yang terbawa arus air kali Waepai desa Waemasing dan wailikut Kecamatan Namrole Kabupaten Bursel.
Dua mobil tersebut di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bursel Muhajir Bahta, dan Ketua Fraksi Golkar Vence Titawael dua mobil tersebut terbawa air kali Waepai namun sempat di selamatkan warga masyarakat dua desa tersebut di antara desa Waemasing dan desa waelikut.
Ketua DPRD dan sejumalah angota DPRD memintah pemerintah daerah melalui dinas PUPR Kabupaten Bursel agar segera membangun jembatan yang menjadi aktifitas masyarakat sehingga tidak terjadi lagi musibah di masyarakat saat musim hujan. (*)






