Malukuexpres.com, Sejumlah pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan melakukan kunjungan kerja (Kunker) tepatnya di Desa Waemasing Kecamatan Waesama Kabupaten Buru selatan Provinsi Maluku pada Sabtu, 04/9/2021.
Kunjungan kerja tersebut menyusul adanya tuntutan masyarakat Waemasing beberapa waktu lalu saat melakukan aksi damai di kantor DPRD Kabupaten Bursel.
Turut mengikuti kunjungan Pimpinan DPRD Muhajir Bahta, Anggota DPRD Asriadi Tomia, Ismail Loilatu, Vence titawael, Ahmadan lailatu, Elin saleky, Mituslak liligoli, Ahmad Umasangaji, Usman Latuwael dan beberapa staf Sekretariat DPRD, dan bagian PMD.
Menurut Ketua DPRD Buru Selatan Muhajir Bahta, Kita tidak mau lagi terulang kedua kali, Musyawarah desa harus mengundang semua warga masyarakat Waemasing untuk hadir sehingga aspirasi rakyat harus di dengar dan di jawab.
Hasil rapat desa, kita tidak lagi berdebat terkait kemaslahatan rakyat. Yang tadinya 30 orang yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tambah lagi menjadi 94 orang yang mendapat BLT tahun 2021. Berdasarkan data desa Waemasing, karena merespon tuntutan Bapak ibu masyarakat Maka kita DPRD hadir untuk menjawab semua keluahan rakyat. “kata Politisi Nasdem ini di balai desa Waemasing.
Lanjutnya sesuai persyaratan penerima BLT yang sudah mendapatkan bantuan lain, baik bantuan rumah, bansos PKH, dan bantuan lain-lain, maka Bapak ibu tidak bisa lagi mendapatkan bantuan BLT. Bahkan menurut Bahta BLT, Haknya masyarakat untuk mendapatkan Bantuan dengan situasi kondisi Covid 19 saat ini.
Sebenarnya rakyat secara kolektif harus menerima BLT, karena keterbatasan anggaran pada tiap-tiap desa maka anggaran perlu untuk kita sesuaikan dan kondisikan dengan APBDes,” ungkap Bahta.
Tambah Bahta, Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 22 dan peraturan Kemendes Nomor 8 Tahun 2021 mengisyaratkan terkait dengan penambahan BLT berdasarkan waktu Revisi APBD, untuk menjawab sebagai keterwakilan rakyat Daerah maka kami walau pun di halang tetapi demi rakyat kami tetap maju untuk menjawab dan memperjuangan hak-hak masyarakat,”Ungkap Anggota DPRD dua periode itu saat bertatap muka langsung dengan masyarakat di desa Waemasing.
Seperti yang saya pernah katakan, bahwa kami DPRD Buru Selatan tetap Konsisten memposisikan diri seprofesional dan berdiri di tengah-tengah rakyat, dan tidak berpihak kepada kepala desa, camat, dan lain-lain.
Jadi kalau bapak ibu mau dapat pembagian BLT 2 kali maka bapak ibu harus siap tanda tangan pernyataan agar di kemudian hari dapat bapak ibu pertangungjawabkan di hadapan Hukum. Karena sesuai aturan yang sudah menerima bantuan lainnya tidak bisa mendapat bantuan BLT. Melalui lembaga yang terhormat ini kami mengapresiasi apa yang di sampaikan masyarakat Waemasing kepada kami,” Kata Ketua DPRD.
Ketua dan Anggota DPRD tiba di balai desa waemasing sekitar pukul 1.45 WIT, dan di sambut langsung oleh Kepala Desa Waemasing Kecamatan waesama Samsudin Bugis, staf dan masyarakat, usai tiba d balai desa, kegiatan pertemuan berlangsung bersama masyarakat yang ikut hadir dalam pertemuan itu hadir di antaranya, Muhajir Bahta, 8 orang anggota DPRD, Bagian PMD, Camat waesama ahmat Wael, Kapolsek IPDA Dede Samsi Rifai, SH, Danramil, Babinsa yang mewakili, Serma Muhamad Riadi, tokoh, masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh pemuda, stakholder dan lain-lain. (*)






