Malukuexpress.com, Ambon, 22/8/2025 — Setelah bertahun-tahun terbengkalai, fasilitas transit yang sempat menjadi sorotan masyarakat kini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Ambon. Wali Kota
Bapak Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si.,
meninjau langsung lokasi tersebut dan memastikan proses revitalisasi segera dilakukan. Nantinya, bangunan transit ini akan dialihfungsikan menjadi Balai Kota Ambon.
Dalam kunjungannya, Wali Kota menyatakan bahwa fasilitas ini tidak boleh terus dibiarkan mangkrak. Ia menekankan pentingnya menghadirkan sarana publik yang bermanfaat serta memiliki fungsi strategis bagi warga.
“Kami tidak ingin fasilitas ini hanya menjadi bangunan kosong. Revitalisasi akan dilakukan dan nantinya akan kita jadikan sebagai Balai Kota Ambon, agar lebih bermanfaat serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Rencana revitalisasi meliputi pembenahan infrastruktur utama, penataan ruang, hingga penambahan fasilitas pendukung yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan pemerintahan. Pemerintah kota juga akan membuka ruang partisipasi bagi masyarakat untuk memberikan masukan selama proses perencanaan berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Yan Duminggus Suitella, S.STP. menegaskan bahwa proses revitalisasi dan alih fungsi ini akan menjadi langkah awal untuk menata kembali kawasan strategis kota.
“Kami ingin bangunan ini tidak hanya aktif kembali, tetapi benar-benar menjadi pusat pelayanan publik yang representatif bagi seluruh warga Ambon,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Ambon,Morits Tamaela menambahkan bahwa pihak legislatif siap mendukung penuh upaya pemerintah, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan.
“Revitalisasi sekaligus alih fungsi ini adalah investasi jangka panjang untuk warga Ambon. DPRD siap mendukung agar program ini berjalan lancar,” ungkapnya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Ambon berharap bangunan yang lama terbengkalai tersebut dapat hidup kembali, tidak hanya sebagai simbol kebangkitan layanan publik, tetapi juga sebagai pusat pemerintahan baru yang lebih representatif bagi masyarakat Ambon. (*CM






