Gubernur Maluku Berkomitmen Agar Pemprov Maluku Selalu Dilibatkan Dalam Rangka Pelestarian Sungai Maupun Lingkungan Lainnya.

  • Whatsapp

Malukuexpress.com, Murad juga berkomitmen dan meminta agar Pemerintah Provinsi Maluku selalu dilibatkan dalam rangka pelestarian sungai maupun lingkungan lainnya. Murad memahami bahwa peran relawan akan sia-sia apabila pemerintah tidak hadir membantu mengatasi permasalahan yang ada mulai hulu hingga hilir.

“Jangan tinggalkan air mata untuk anak cucu kita. Tetapi tinggalkanlah mata air untuk mereka. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk memberi sesuatu yang baik untuk anak cucu kita. Tolong libatkan saya dalam kegiatan yang baik untuk sesama,” tandas Murad.

Bacaan Lainnya

Usai menyerahkan penghargaan kepada 44 KPS di Provinsi Maluku, Kepala BNPB Ganip Warsito kemudian memberikan kuliah umum penanggulangan bencana kepada mahasiswa IAIN Maluku.

Melalui kuliah umum tersebut, Ganip juga mengajak kampus IAIN Ambon agar dapat lebih memaksimalkan peran perguruan tinggi dalam penanggulangan bencana, sebagaimana yang diintegrasikan ke dalam tri dharma perguruan tinggi.

Di samping itu, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020, wujud dari peran perguruan tinggi itu dapat dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik atau kegiatan lain yang mengacu pada aspek pencegahan dan kesiapsiagaan.

“Sangat banyak kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan mahasiswa dan perguruan tinggi dalam hal penanggulangan bencana, terutama dalam aspek pencegahan dan kesiapsiagaan, diantaranya adalah melatih kesiapan teknis perguruan tinggi, dalam menghadapi bencana,” kata Ganip.

Melalui kesiapan teknis, maka pelatihan seperti kesiapsiagaan ketika terjadi gempa bumi, maupun latihan evakuasi korban pasca gempa terjadi dapat dilakukan dengan harapan seluruh warga kampus lebih tangguh dalam menghadapi bencana.

“Dengan pelatihan kesiagaan bencana tersebut, diharapkan dapat terwujudnya kampus tangguh bencana,” tandas Ganip.

Sejauh ini, hasil refleksi yang digunakan sebagai perumusan kertas posisi bersama memuat 24 butir rekomendasi untuk melakukan penguatan (1) Tata Kelola PRBBK di Indonesia, (2) Pemuthakiran Praktek dan Kemitraan PRBBK yang kuat, dan (3) Peningkatan mutu kualitas PRBBK yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, langkah-langkah strategi dapat mewujudkan kedaulatan, kebermanfaatan, kemandirian, keberlanjutan, dan penyebarluasan praktek-praktek PRBBK di Indonesia, khususnya wilayah yang rawan terhadap ancaman dan bencana. (*)

Pos terkait