HUT ke-69 LVRI: Veteran Kibarkan Semangat Persatuan di Tengah Duka Bencana Nasional

Malukuexpress.com, Ambon 15 Januari 2026 – Di tengah duka bangsa akibat bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tetap berdiri tegak. Memperingati Hari Ulang Tahun ke-69, para veteran menunjukkan bahwa semangat juang dan persatuan bangsa tak pernah surut oleh zaman maupun cobaan.

Peringatan dimulai dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kapahaha, sebagai bentuk penghormatan kepada para kusuma bangsa yang Telah Berjuang. Usai prosesi khidmat tersebut, kegiatan dilanjutkan di kantor LVRI dengan acara syukuran yang digelar secara sederhana namun sarat makna.
Rangkaian acara resmi meliputi pembukaan, laporan ketua panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne LVRI, mengheningkan cipta, pembacaan Panca Marga, hingga sambutan Ketua Umum DPP LVRI. Acara ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng, sebagai simbol rasa syukur dan keteguhan hati para pejuang bangsa.

Dalam sambutannya yang penuh semangat kebangsaan, Ketua Umum DPP LVRI Karel Albert Ralahalu
menegaskan bahwa para veteran tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi terus hadir untuk bangsa. Ia mengajak seluruh anggota untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Indonesia masih diberi kekuatan dan persatuan hingga memasuki tahun 2026.

Tak hanya itu, LVRI juga menyatakan kepedulian nyata terhadap korban bencana alam, serta menegaskan komitmen DPP LVRI untuk membantu saudara-saudara sebangsa yang terdampak musibah.
Ralahalu turut mengingatkan kembali sejarah berdirinya LVRI melalui Kongres Nasional pertama pada 2 Januari 1957, serta pengakuan resmi negara melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia. Pengakuan tersebut dinilai sebagai bukti bahwa jasa dan pengorbanan para pejuang tetap abadi dalam sejarah bangsa.

Dengan mengusung tema “Semangat Kebersamaan, Peduli Bencana, dan Maju Berjuang Bersama Rakyat Membangun Negeri”, HUT ke-69 LVRI menjadi momentum penting untuk evaluasi dan penguatan peran organisasi, khususnya dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“LVRI harus tetap menyatu dengan rakyat dan pemerintah. Persatuan dan kesatuan bangsa adalah harga mati,” tegas Ketua Umum Karel Albert Ralahalu
Peringatan ini menjadi pesan kuat bagi bangsa Indonesia: semangat juang para veteran tak pernah padam. Di usia ke-69, LVRI tetap berdiri di garda moral bangsa—menjadi teladan, inspirasi, dan penjaga nilai-nilai kemerdekaan.

🇮🇩 Dirgahayu Legiun Veteran Republik Indonesia! 🇮🇩 (CM)

Pos terkait