Malukuexpress.com, Ambon 5/01/2026, Dalam Apel Perdana Wali Kota Ambon B.Wattimena Menegaskan, Indeks Kepuasan Masyarakat 87,7 itu luar biasa dan menunjukkan bahwa jajaran Pemerintah Kota Ambon mampu memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat,” katanya.
Memasuki tahun 2026, Wali Kota mengingatkan bahwa tantangan keuangan akan semakin berat, terutama dengan adanya pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau TKD. Namun demikian, berbagai kebijakan penyesuaian telah diambil sebagai langkah adaptasi terhadap kondisi fiskal daerah.
“Perwali untuk penyesuaian kerja sudah saya tandatangani. Ini bukan untuk menyulitkan, tetapi menyesuaikan dengan kondisi keuangan hari ini. Kita lakukan pengaturan kerja, termasuk WFH dan sistem shift, namun ini bukan kebijakan permanen,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil demi keberlangsungan pelayanan publik dan meminta seluruh ASN untuk menyiapkan diri menghadapi perjalanan 360 hari ke depan di tahun 2026.
Selain itu, Wali Kota juga memberikan arahan tegas terkait penertiban kawasan kota, khususnya parkir liar di kawasan Mardika dan terminal.
“Tidak boleh lagi parkir di badan jalan. Kita sudah koordinasi dengan Kapolres dan Dandim. Kalau masih ada parkir liar, kita tindak,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah menerima bantuan kendaraan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang akan digunakan oleh BPBD Kota Ambon.
“Mobil hibah ini akan digunakan BPBD Kota Ambon untuk membantu situasi darurat, tapi juga bisa digunakan seperti sekarang ini, karena ada kekeringan dimana-mana bisa dipakai untuk mengangkut air bersih,” pungkasnya.(CM)






