Kabupaten Bursel Terapkan Aturan PPKM Level 2, Camat Dan Kades Segerakan!

  • Whatsapp

Malukuexpress.com, Menindaklanjuti Surat Keputusan Bupati Buru Selatan Momor :130/704 tentan PPKM dalam Kegiatan pemerintahan Kabupaten Buru Selatan terkait PPKM yang akan dilakukan di masyarakat soal protokol kesehatan.

Kegiatan Ini diikuti oleh OPD dilingkup Pemerintah daerah dalam acara tersebut yang hadir sebagai moderator, Sekda Kabupaten Buru Selatan Iskandar Walla, Sebagai pembawa materi Wakil Bupati Gerson E Selisily yang di dampingi Wakapolres Pulau Buru Kompol Janny Parinusa serta Dandim Namlea yang di Wakili oleh Perwira penghubung.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut berlangsung di Aula auditorium Kantor Bupati Buru Selatan lantai 2 pada Sabtu 31/7/2021.

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bursel Gerson E. Selsily membacakan surat instruksi Bupati Buru Selatan bahwa, 1. Warung makan, pedagang kaki lima dan sejenisnya di izinkan buka dengan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan yang secara teknis di atur oleh Pemda, 2. Restoran, Rumah makan dan kafe yang berada pada lokasi sendiri dapat melayani makan di tempat dengan 75 persen kapasitas, 3. Jam operasi sampai pukul 20.00 WIT,  4. Untuk layani makan melalui pesan atau di bawa pulang tetap di ijinkan sampai dengan jam.20 00 WIT, 5. Restoran yang hanya melayani pesan dapat beroperasi selama 24 jam, 6, Penerapan tersebut di lakukan berdasarkan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Sesuai instruksi Bupati Nomor : 130/704 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 dan mengotimalkan posko penanganan Corona virus disease 2019 di wilayah Kabupaten Buru Selatan

Lanjutnya, Melanjutkan instruksi Menteri dalam negeri namor 26 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan masyarakat level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Corona virus Disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona disease 2019 pada tangal 25 Juli 2021.

Selanjutnya, Instruksi ditujukan kepada camat dan Kepala desa yaitu 1. Menetapkan dan mengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 2 di kabupaten buru selatan selanjutnya disebut PPKM level 2 di tingkat desa dan kelurahan yang berpotensi menimbulkan penurunan covid 19 sesuai kondisi wilayah dan memperhatikan pembahasan. 2. Mengatur untuk PPKM level 2 sebagaimana yang di maksud diketum ke satu di laksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan peraturan teknis dari kementrian pendidikan kebudayaan,dan teknologi dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih baik.

2. Pelaksanaan kegiatan di tempat kerja atau perkantoran pembatasan di lakukan dengan Work From Home (WFH) sebesar 25% dan Wark From OFFICE (WFO) sebesar 75%.

3. Pelaksanaan WFH dan WFO merupakan protokes secara bergantian pada saat WFH tidak melakukan mobilisasi ke daerah.

4. Pelaksanaan kegiatan pada sektor sensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan sistim penyebaran, pasar modal, logistik, kontruksi, industri, pelayanan dasar, utilitas publik proyek vital nasonal dan industri yang di tetapkan sebagai obyek.

“Untuk kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan pokok kebutuhan masyarakat, pasar dan toko swalayan yang sendiri maupun pusat perbelanjaan tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam yang sudah ditentukan dan penerapan prokes secara baik,”Demikian Paparan Mantan Waket DPRD Bursel ini menutup. (MN)

Pos terkait