Kementerian PUPR Terus Mengeksplorasi Berbagai Pembiayaan Inovatif Pembangunan Infrastruktur Untuk Mengatasi Keterbatasan APBN.

Malukuexpress.com, Kementerian PUPR terus mengeksplorasi berbagai pembiayaan inovatif pembangunan infrastruktur untuk mengatasi keterbatasan APBN.

Hal itu disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam diskusi panel bersama Menkeu Sri Mulyani pada HUT PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) ke-13 bertajuk Innovation Financing in Unity, Rabu (1/3).

Pembiayaan inovatif yang diterapkan antara lain lelang cross subsidy yang digunakan untuk mempercepat pembangunan sejumlah ruas di Jalan Tol Trans-Sumatra dan Trans-Jawa.

Selain itu terdapat skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) berupa availability payment yang diterapkan untuk pemeliharaan Jalintim Riau, Jalintim Sumatera Selatan, dan Duplikasi dan/atau penggantian sejumlah jembatan callender hamilton di Jawa.

Pembiayaan inovatif KPBU juga dilakukan di sektor air minum melalui proyek SPAM Jatiluhur I, SPAM Regional Karian, dan SPAM Regional Djuanda.

#SigapMembangunNegeri. (*

Pos terkait