Lurah Batu Meja Siap Jadi Bunda Asuh Bagi Dua Anak Di Batu Meja

MALUKUEXPRESS.COM, Terkait Masalah Stunting dan Penanganannya di Kelurahan Batu Meja. Lurah Batu Meja Siti Tuanaya kepada media ini diruangkerjanya. Selasa 16 Mei 2023 mengatakan bahwa, penanganan stunting di Kelurahan Batu Meja terus mengalami pemulihan dan tentunya pihaknya akan berupaya jntuk menghapuskan stunting ini, sebab wacana stuntibg sudah menjadi wacana nasional yang Langsung diinstruksikan oleh Bapak Presiden RI untuk segera peduli untuk stunting.

Lanjutnya, terhadap intruksi tersebut, Kelurahan Batu Meja terus bekerja semaksimal mungkin menjalankan semua instruksi dari Presiden kemudian turun ke Gubernur dan kemudian turun ke Walikota lalu turun ke tingkatan birokrasi yang berjenjang.

Untuk itulah, saya mau sampaikan bahwa diawalnya di tahun 2022 dan akhir 2022, kasus stunting di kelurahan batu meja itu termasuk paling tinggi, karena di sini 1 puskesmas, jadi akumulasi dari 1 puskesmas tersebut menangani 2 Kelurahan menjadi 1 negeri soya dan di batu meja, ada 41 kasus stunting.

Maka melihat ini, dimana 1 negeri dan 1 kelurahan. Langkah yang saya tenpuh yakni koordinasi ke Kepala Puskesmas untuk memisahkan antara Kelurahan Batu Meja dengan Desa soya dan di tahun 2022 itu, ada 7 kasus stunting di kelurahan Batu meja yang tersebar di 11 posyandu. “Jadi di 11 posyandu itu, Bayi dan Balita, kemudian juga ada 3 posyandu lansia dan 3 posyandu remaja,”jelasnya.

Lanjutnya, Begitu setelah melalui banyak proses kemudian rajin melaksanakan sosialisasi dari pihak puskesmas serta dari kader posyandu menghimbau, kami pun selalu ada di setiap kegiatan posyandu setiap bulan melalui pemberian makanan tambahan, juga sosialisasi pola hidup sehat, dari kader maupun saya sendiri turun di setiap ada posyandu, sekalipun itu tidak rutin, tapi kami terus ada di setiap bulan kegiatan Posyandu bersama kader.

Kemudian terkait dengan pengawasan, kami selalu melaksanakannya secara berkelanjutan, alhasilnya stunting menurun terus sampai dengan hari ini bulan mei yang dirilis oleh puskesmas kayu putih dan kondisi riil lapangan itu dari 7 kasus kemudian turun menjadi 2 kasus.

Tambahnya, walaupun memang di 2 kasus yang agak sedikit berat untuk pemulihan, kenapa saya katakan begitu, karena yang pertama karena ibunya sendiri dalam kondisi yang memang sakit, dan beliau sakit gondok yang besar dan sang ibu sangat membutuhkan perawatan juga.

Kemudian yang kedua, ibunya usia relatif masih muda sehingga kemudian dia tidak terlalu fokus untuk penanganan, terus pola hidup yang belum sesuai dengan standar kesehatan, terus kondisi rumah yang belun layak.

Melihat kendala-kendala tersebut dalam rangka bagaimana mempercepat pemulihan penanganan stunting itu sendiri, kami mengambil inisiatif untuk menjadi orang tua asuh dari kedua anak ini, sebab saya agak sedikit merasa bersalah juga setelah Keinginan dan dia sudah sendiri sampaikan pada waktu posyandu itu, untuk menjadi orang tua asuh, walaupun kami belum sempat turun langsung dan kita masih melalui kader untuk memberikan santunan  yang memang seharusnya mereka dapatkan, “ungkapnya.

Kedepan saya berniat bahwa 1 atau 2 hari ini, kalau tidak ada kendala, kita memang berniat untuk melihat kedua anak itu, karena sampai dengan saat ini, kedua anak itu belum bisa keluar dari stunting itu.

“Jadi kalau mau tentang stunting ini, bukan saja sekalipun pemerintah sudah memaksimalkan untuk memberikan sosialisasi serta memberikan makanan tambahan, dan memberikan apa, tetapi kalau semua tidak dari orang tua, itu juga merupakan kendala bagaimana keinginan mereka untuk membawa anak itu setiap waktu di posyandu.

Seringkali ada rasa malu dari orang tua bahwa punya anak stunting dan sebagainya, padahal kita harus buang rasa malu itu, dan berniat untuk bisa cepat pulih dari kondisi ini. “Jadi kembali lagi harus ada kerja sama antara pemerintah dan pribadi selaku orang tua dengan hal ini untuk masa depan anaknya,”jelasnya.

Saya berharap dengan adanya hasil ini 2 Kasus, kami berupaya keras untuk bagaimana penanganan stunting di kelurahan batu meja pada khususnya dan keinginan pak walikota untuk mengentaskan stunting  di pemerintah kota umumnya.

Kedepan berharap ada kerja sama yang baik antara orang tua sendiri dengan pemerintah dalam hal ini, untuk bagaimana kita bekerja sama untuk menuntaskan stunting di kelurahan batu meja,”tutupnya. (*

Pos terkait