Malukuexpress com, Dalam menjalankan kegiatan Tri darma Perguruan Tinggi, dimana sala satunya adalah Pengabdian kepada masyarakat maka UKIM lewat Lewat Lembaga Pegabdian Masyarakat memberikan penugasan kepada Josphus Andre Makatita,SE, M.Si sebagai Ketua dan Haris Touwely,SE.M.Si untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan terkait dengan bagaimana membangkitkan semangat wirausaha dan sekaligus melakukan pelatihan pembuatan sambal ikan Roa di AMGPM Ranting Dalies Jemaat GPM Ursana Klasis Kairatu.
Josphus Makatita,SE.M.Si dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang sukses. Memiliki jiwa entrepreneur berarti mendorong adanya mental yang mandiri, kreatif, inovatif, bertanggung jawab , disiplin, dan tidak mudah menyerah. Proses kreatif dan inovatif biasanya diawali dengan munculnya ide-ide dan pemikiran-pemikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda, Sesuatu yang baru dan berbeda adalah nilai tambah barang dan jasa yang menjadi sumber keunggulan untuk dijadikan peluang. Jadi, kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda seperti, pengembangan teknologi, penemuan pengetahuan ilmiah, perbaikan produk barang dan jasa yang ada dan kemudian menemukan cara-cara baru untuk mendapatkan produk yang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih efesien.
Selanjutnya Haris Touwely,SE.M.Si mengatakan bahwa Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Ranting Dalies Jemaat GPM Ursana adalah organisasi kepemudaan GPM yang adalah generasi muda Gereja yang sesuai mottonya Kamu adalah Garam dan Terang Dunia harus terus didorong untuk lebih mandiri, kreatif, inovatif serta bertanggung jawab terhadap peningkatan ekonomi baik secara pribadi, gereja maupun bangsa dan negara, salah satunya lewat pemanfaatan potensi daerah yaitu ikan roa untuk kemudian dijadikan sebagai sambal Ikan Roa dan dapat dipasarkan dan mendapatkan keuntungan ekonomis.
Nona Wisye Silaka sebagai ketua Ranting AMGPM, setelah mengikuti kegiatan tersebut berterima kasi kepada Universitas Kristen Indonesia Maluku, karena lewat kegiatan yang dilakukan maka pemuda geraja mendapatkan pengetahuan – pengetahuan baru yang dapat mendorong munculnya ide – ide kreatif dan inovatif untuk bagaimna pemuda gereja menjadi garda terdepat dalam mendorong perekonomian jemaat.
Pejabat Kepala Desa Ursana Corneles Sabandar yang berkesempatan hadir langsung dalam kegiatan dimaksud menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh UKIM sangat menyentuh dengan kondisi riil masyarakat hal ini karena dalam kegiatan ini bukan saja sosialisasi tetapi langsung dilakukan pelatihan pembuatan sambal roa. Hal ini penting bagi peningkatan skil dari Angkatan Muda sehingga mereka dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi pemuda – pemuda gereja yang selama ini ada dalam pencarian kerja – kerja tetap. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 18 September 2022. (*






