Malukuexpress.com, 17 Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dan 2 kelembagaan mendapat bantuan dari Dana Desa tahun anggran 2021, bantuan diberikan bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha. Bantuan diberikan di Kantor Desa Lala didampingi ketua BPD dan perangkat Desa.
Kepala Desa (Kades) Lala Husen Patinasarani menyampaikan hal itu di Desa Lala Kecamatan Namlea Kabuoaten Buru Rabu, 19/1/2022.
17 pelaku usaha yang mendapat bantuan terdiri dari penjual nasi kuning sebanyak 7 orang, menjahit 2 orang, perbengkelan mobil 1 kelompok, potong rambut 2 orang, usaha pandai besi 1, pertukangan 1 orang.
Bantuan juga diberikan untuk kelembagaan, diantaranya TPQ dibantu dengan Rabana 2 set dan juga PKK dibantu dengan mesin parut kelapa 2 unit
“Intinya kita itu meningkatkan pendapatan usaha kecil dimasa pandemi ini, yang kita bàntu untuk melengkapi sarana prasarana UMKM ini,”jelas Pattinasarani.
Inisiatif untuk membantu para pelaku usaha berawal dari keluhan yang disampaikan pelaku usaha dalam musyawarah desa
“Dalam musyawarah ada keluhan dari pelaku usaha ,kekurangan sarana dan prasarana usaha, Jadi dikesempatan ini untuk pembahasan anggaran dengan BPD disepakati untuk membantu pelaku usaha tersebut.
Dari bantuan yang diberikan, secara keseluruhan berjumlah 60 juta,”kata Kades.
Dijelaskan, bantuan diberikan di bulan Januari lantaran mengumpulkan barangnya lebih dulu, karena ada beberapa kebutuhan di kota Namlea masih kosong.
“Barangnya kita harus cari dulu dan pesan karena di Namlea ada barang satu dua jenis masih kosong, barangnya lengkap baru barangnya dibagikan,”singkatnya.
Menurutnya, untuk pelaku usaha di Desa yang dipimpinnya tidak semua terbantu, untuk tahun 2020 bantuan beraknir pada nelayan dan sudah tersentuh semua. Di nelayan, yang mendapat bantuan 4 kelompok terdiri dari 2 kelompok mesin tempel (10 orang) 1 kelompok jaring apun (10 orang) dan 1 melompok nelayan pemanah ikan (13 orang).
Kades berjanji, tahun 2022 yang belum mendapat bantuan akan diupayakan untuk diberikan, karena belum semua pelaku usaha kebagian rezeki
“Tahun 2021 kita beralih ke pedagang kecil, masih ada separuh yang belum tersentuh, insya allah tahun 2022 kita selesaikan terutama usaha jajanan siap saji berupa pejjualan ketupat, ikan masak yang dipajang didepan jalan,itu tugas kami untuk sentuh mereka,”tutupnya. (La Musa)







