MALUKUEXPRESS.COM, Jakarta, 17 Juli 2026 – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku karena tidak dapat hadir langsung dalam acara groundbreaking Proyek Gas Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dalam sambutannya melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo mengaku memiliki “utang” kepada masyarakat Maluku yang akan segera ia lunasi dengan mengunjungi daerah tersebut.
“Tentunya ini merupakan utang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi,” ujar Presiden Prabowo.
Menurut Prabowo, sejak awal dirinya telah merencanakan untuk menghadiri langsung peresmian proyek strategis nasional tersebut. Namun, agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan di Jakarta membuatnya harus mengikuti acara secara virtual.
Meski hanya hadir melalui video conference, Presiden menegaskan hal itu tidak mengurangi rasa hormat dan komitmennya kepada masyarakat Maluku.
Blok Masela Jadi Harapan Baru Maluku
Groundbreaking Proyek Gas Abadi Blok Masela menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan sektor energi nasional. Proyek ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku.
Kini perhatian publik tertuju pada realisasi janji Presiden untuk berkunjung langsung ke Maluku. Masyarakat berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan dan memastikan manfaat Blok Masela benar-benar dirasakan oleh masyarakat daerah.
Akankah janji itu segera terwujud? Masyarakat Maluku menanti pembuktiannya.(CM)






