Sahubawa Lantik 3 Kepala Pemerintah Negeri dan PAW Saniri Sepa, Tekankan Pelayanan Transparan

Malukuexpress.com, Masohi – Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, mewakili Bupati Zulkarnain Awat Amir melantik Kepala Pemerintah Negeri Hatu, dua Penjabat Kepala Pemerintah Negeri, dan meresmikan Pergantian Antar Waktu Saniri Negeri Sepa, Jumat (28/8/2026).

Pelantikan dan peresmian berlangsung di lantai tiga kantor Bupati Maluku Tengah dan mencakup Kepala Pemerintah Negeri Hatu Kecamatan Leihitu Barat, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Ureng Kecamatan Leihitu, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Kabauw Kecamatan Pulau Haruku, serta Saniri Negeri Sepa Kecamatan Amahai.

Dalam sambutannya, Rakib menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial.

“Pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memastikan keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di masing-masing negeri,” ujarnya di hadapan para pimpinan OPD, camat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.

Rakib menekankan, Kepala Pemerintah Negeri sebagai garda terdepan pelayanan harus mampu membangun komunikasi yang baik, mengayomi seluruh warga tanpa membeda-bedakan, serta menciptakan pemerintahan yang tertib, transparan, demokratis, dan berkeadilan.

Khusus untuk Kepala Pemerintah Negeri Hatu, ia diminta menjadikan negeri sebagai rumah bersama yang memberi rasa aman, nyaman, dan sejahtera. Sementara kepada Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Ureng dan Kabauw, Sekda berpesan agar menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan, serta mempersiapkan penyelenggaraan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kepada Saniri Negeri Sepa yang baru dilantik melalui PAW, Rakib mengapresiasi kesediaan menerima amanah. Ia menegaskan peran strategis Saniri sebagai pilar pemerintahan negeri.

“Saniri bukan sekadar lembaga pelengkap. Saniri harus menjalankan fungsi secara objektif, bijaksana, dan menjaga hubungan kemitraan yang konstruktif dengan Pemerintah Negeri. Pemerintah Negeri dan Saniri harus berjalan bersama. Tidak boleh ada ego kelembagaan,” tegasnya.

Menyoroti tuntutan masyarakat saat ini, Rakib meminta seluruh perangkat negeri meninggalkan pola kerja lambat dan tidak responsif. Ia mendorong terciptanya pemerintahan negeri yang profesional, transparan, akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan.

“Saat ini masyarakat menginginkan pemerintah yang hadir, cepat merespons persoalan, terbuka dalam pengelolaan pemerintahan dan anggaran, serta mampu memberikan manfaat nyata,” katanya.

Rakib juga mendorong para kepala negeri untuk tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi menghadirkan inovasi sesuai karakteristik masing-masing wilayah. Menurutnya, setiap negeri di Maluku Tengah memiliki potensi besar untuk berkembang.

Acara ditutup dengan harapan agar para pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen mengutamakan kepentingan masyarakat, demi mewujudkan Maluku Tengah yang berdaya saing, sejahtera, rukun, dan damai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan OPD lingkup Pemda Maluku Tengah, para camat, Kepala Pemerintah Negeri, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri bersama Saniri Negeri, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. (ME-08)

Pos terkait