MALUKUEXPRESS.COM, Wakil Ketua II DPRD Maluku Johan Lewerissa menginisiasi pertemuan antara mantan-mantan pemain sepak bola Maluku era tahun 80 an eks Pemain Persebaya, Anak-anak Klub Pusparagam, Virgin, PSA dengan seluruh klub bola di Kota Ambon yang berlangsung sabtu malam, (5/4/2023, di Kediaman DPRD Maluku Karang Panjang di Kota Ambon.
Pertemuan yang dikemas dengan topik “Temu Kangen dan Silaturahmi Sepak Bola Maluku” itu berlangsung dengan ramah, penuh kekeluargaan. Canda ria sesekali melepas tawa menghiasi suasana malam itu menjadi semakin hangat.
Kehadiran teman-teman eks persebaya Surabaya beserta rombongan dari luar Maluku hadir memberikan semangat dan motifasi kepada para mantan pemain sepak bola Maluku yang adalah kawan-kawan lama club sepak bola di Kota Ambon.
Johan Lewerissa dalam pantauan media online ini, mengatakan tujuan dirinya menghadirkan teman-teman dari luar dan dalam Maluku untuk berjumpa dengan seluruh mantan pemain sepak bola Maluku adalah, murni hubungan emosional.
Dimana sekian tahun berpisah dan saat ini adalah kesempatan yang sangat baik sekali bisa berjumpa langsung untuk saling sapa bersama mantan pemain sepak bola di Maluku yang notabane adalah mantan pemain-pemain Klub Pusparagam, Virgin, PSA dengab seluruh klub bola di Ambon untuk bicara pengembangan bola di Maluku.
“Pertama kita harus berpikir kembali memori tingginya prestasi sepak bola Maluku yang sekarang belum begitu terlihat lagi, terputus. Maka perlu kepedulian dan yang memang peduli terhadap sepak bola Maluku dan harus datang dari hati serta kemauan ini datang untuk mencoba mempertemukan Maluku All Star, dimana pemain-pemain bola Maluku di kala itu, bisa nanti akan main bola dalam satu kompetisi eksebisi yaitu Maluku All Star, “Ungkapnya.
Tujuannya adalah untuk membangkitkan kembali semangat generasi muda Maluku, sehingga sepak bola Maluku hidup dan bisa kembalikan kejayaan di kanca internasional seperti tahun 70-80 sampai di era 90 an.
Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mantan-mantan pemain sepak bola Maluku yang notebane adalah mantan pemain Maluku era 80-90 an. “Luar biasa masukan dari teman-teman, eksperimen dari pengalaman-pengalaman senior-senior kita, maka itu yang harus kita tangkap , karena sepak bola itu bukan prestasi saja tetapi bagaimana sportivitas dan jati diri seseorang. Sehingga perlu ada visi dan misi mengembangkan Olahraga Sepakbola di Maluku.
“Yah dengan melihat kondisi sepakbola sekarang, kita harus terpanggil untuk melihat sepakbola Maluku menjadi lebih baik lagi, sehingga perlu dukungan dan suport dari semua elemen sepakbola baik dari sesepuh, dan orang-orang olahraga yang secara sportif dan jujur, itu yang kita liat, dan walaupun ada kurang-kurang dan kelebihan kita harus melihat persoalan sepakbola di Maluku ini,” ujarnya.
Tentunya dengan pertemuan saat ini, hanya untuk bernostalgia bersama teman-teman lama.
Suasana semakin akrab, ketika teh, kopi dan rokok memenuhi meja tempat duduk masing-masing dan dibagikan kepada satu persatu mantan pemain bola Maluku yang notebane adalah mantan pemain-pemain Maluku itu. Usai Temu Kangen dilanjutkan dengan jamuan makan malam. (***






