Malukuexpress.com, Masohi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, Herry Men Carl Haurissa, mengimbau masyarakat Negeri Morela dan Negeri Hitumesing, Kecamatan Leihitu, untuk segera mengakhiri konflik yang tengah terjadi.
Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Haurissa, politisi Partai Gerindra, saat kunjungan kerja ke Kecamatan Leihitu sebagai respons atas situasi yang berkembang di tengah masyarakat, kamis (30/4/2026).
Dalam pesannya, Haurissa menekankan pentingnya menjaga perdamaian serta mengedepankan nilai persaudaraan yang selama ini menjadi identitas masyarakat Maluku.
“Maluku dikenal dengan nilai ‘orang basudara’. Prinsip ini harus dijaga dan menjadi dasar dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ujar Haurissa di hadapan masyarakat kedua negeri tersebut.
Ia mengingatkan konflik berkepanjangan hanya akan merugikan kedua belah pihak, baik dari sisi sosial maupun kemanusiaan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan membuka ruang dialog.
Haurissa juga berharap tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah setempat dapat berperan aktif meredam situasi dan mendorong penyelesaian secara damai. Menurutnya, semangat persaudaraan harus ditempatkan di atas segala perbedaan yang ada.
Seruan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap konflik antarwarga di wilayah tersebut. Ia menilai langkah cepat dan kolaboratif sangat dibutuhkan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Ajakan perdamaian dari pimpinan DPRD Malteng ini diharapkan menjadi momentum untuk meredakan ketegangan dan mengembalikan harmoni antarwarga.
“Upaya menjaga stabilitas sosial adalah tanggung jawab bersama, terutama di Maluku yang memiliki sejarah panjang dalam merawat keberagaman dan persaudaraan,” tegasnya. (ME-08)






