Wali Kota Pertegas: Bukan Sekadar Peringatan, Coba-Coba Tawuran Siap Diskorsing hingga Dikeluarkan

MALUKUEXPRESS.COM – Wali Kota Bodewin Wattimena akhirnya angkat palu. Tawuran pelajar yang kian meresahkan di Ambon tak lagi dianggap kenakalan biasa—ini darurat! Kamis 30 April 2026.

Dengan nada keras dan tanpa kompromi, Bodewin menegaskan: ini bukan sekadar peringatan. Siapa pun siswa yang nekat terlibat, siap-siap menerima sanksi berat tanpa ampun.

“Ini bukan coba-coba! Langgar aturan, langsung skorsing—bahkan dikeluarkan!” tegasnya lantang.

Langkah tegas ini jadi sinyal kuat: Pemerintah Kota Ambon tidak akan tinggal diam melihat masa depan generasi muda dihancurkan oleh aksi kekerasan. Apalagi tawuran sudah menjalar di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama—fase krusial pembentukan karakter.

Bodewin mengingatkan, masa depan bukan milik pemerintah, tapi milik pelajar itu sendiri. Satu langkah salah hari ini bisa menghancurkan jalan panjang yang seharusnya mereka bangun.

“Kalau masa depan rusak karena kekerasan, mereka sendiri yang rugi,” ujarnya.

Peringatan keras ini juga ditujukan ke sekolah dan orang tua. Tak boleh lagi ada pembiaran. Pengawasan harus diperketat, komunikasi diperkuat, dan semua pihak wajib turun tangan menghentikan lingkaran tawuran.

Kini pesannya jelas: Ambon tidak lagi memberi ruang bagi pelajar yang memilih kekerasan. Disiplin ditegakkan, aturan dijalankan. Karena ini bukan sekadar soal pelanggaran—ini soal masa depan yang bisa hancur dalam sekejap. (CM)

Pos terkait