Tokoh Papua: Anak Asli Papua Jangan Lagi Jadi Penonton, Saatnya Kuasai Bisnis Tambang!

MALUKUEXPRESS.COM
Manokwari, 3 Agustus 2026 – Peluang besar kini terbuka bagi Orang Asli Papua (OAP) untuk menjadi pelaku utama di sektor pertambangan. Kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM yang memberikan prioritas kepada UMKM dan koperasi daerah dinilai menjadi momentum bersejarah yang tidak boleh disia-siakan.

Ketua Bidang Penggalangan Papua Barat–Papua Barat Daya DEPINAS SOKSI, Mozes Rudy F. Timisela, ST, menegaskan bahwa sudah saatnya generasi muda Papua berhenti hanya menjadi penonton di negeri sendiri.

“Anak-anak asli Papua harus berani bermimpi lebih besar. Jangan hanya bercita-cita menjadi karyawan perusahaan tambang. Jadilah pengusaha, pemilik koperasi, kontraktor, dan pengelola tambang yang profesional,” tegas Timisela.

Menurutnya, Papua adalah salah satu wilayah terkaya akan sumber daya mineral di Indonesia. Ironisnya, selama ini manfaat ekonomi yang dinikmati masyarakat lokal masih belum maksimal.

Ia menilai kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang baru agar masyarakat daerah bisa naik kelas sebagai pelaku usaha, bukan sekadar tenaga kerja.

Jangan Sampai Peluang Ini Direbut Orang Lain

Timisela mengingatkan bahwa kesempatan ini tidak akan datang dua kali jika Orang Asli Papua tidak segera mempersiapkan diri.

Karena itu, generasi muda Papua harus mulai membekali diri dengan ilmu manajemen bisnis, hukum pertambangan, teknik pertambangan, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, hingga tata kelola keuangan.

“Kalau kita tidak siap, peluang ini akan kembali dinikmati pihak luar. Anak-anak Papua tidak boleh terus menjadi penonton di atas tanah yang kaya akan sumber daya alamnya sendiri,” ujarnya.

Pemda Diminta Bergerak Cepat

Timisela juga mendesak Pemerintah Provinsi dan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Tanah Papua agar tidak tinggal diam menyikapi perubahan kebijakan nasional tersebut.

Ia meminta pemerintah segera membangun program nyata untuk melahirkan pengusaha tambang Orang Asli Papua melalui:

Inkubasi bisnis pertambangan bagi OAP.

Penguatan koperasi dan UMKM lokal.

Pelatihan manajemen, hukum, dan tata kelola pertambangan.

Akses permodalan melalui perbankan dan lembaga keuangan.

Kemitraan dengan BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dan perusahaan tambang.

Saatnya Papua Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Wakil Ketua Umum IKALJATIM di Tanah Papua itu menegaskan bahwa ukuran keberhasilan kebijakan pemerintah bukan hanya jumlah izin tambang yang diterbitkan, tetapi seberapa besar Orang Asli Papua mampu menjadi pemilik usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Kekayaan alam Papua harus melahirkan pengusaha-pengusaha Papua yang kuat. Jangan sampai peluang emas ini kembali dinikmati pihak luar, sementara anak-anak Papua hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri,” tutup Timisela.(CM)

#PapuaBangkit #OAPPengusahaTambang #UMKMPapua #PapuaMaju #EkonomiPapua #BahlilLahadalia #InvestasiPapua #TambangPapua

Pos terkait