MALUKUEXPRESS.COM, Ambon, – Yayasan Arika Mahina melalui kegiatan penggalangan dana Mari katong Badati Di cafe Sibu-sibu, Arika Mahina menggelar program edukasi di sekolah-sekolah sebagai langkah pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, termasuk bullying. Program ini juga disertai penggalangan dana untuk mendukung anak-anak yang membutuhkan.
Pemerintah Kota Ambon melalui Kadis Pendidikan Kota Ambon Drs. F.F.Tasso, M,Si mengapresiasi langkah ini, mengingat pencegahan kekerasan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau dinas pendidikan semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Kekerasan yang kerap terjadi, seperti bullying, tawuran, dan kekerasan verbal, dinilai memiliki dampak serius pada kondisi emosional anak, memengaruhi kemampuan kognitif mereka, dan pada akhirnya menghambat prestasi akademik. Upaya pencegahan telah berjalan melalui pembentukan tim pencegahan di sekolah dan satgas di tingkat kota. Kehadiran masyarakat melalui program Arika Mahina dinilai semakin memperkuat gerakan bersama ini.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Arika Mahina melalui kegiatan Arika Mahina yang telah berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di Kota Ambon. Kekerasan seperti bullying, tawuran, dan kekerasan verbal tidak hanya melukai fisik, tetapi juga memengaruhi emosional serta kemampuan kognitif anak, sehingga menghambat prestasi mereka. Pencegahan kekerasan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau dinas pendidikan. Partisipasi masyarakat, sebagaimana ditunjukkan oleh Arika Mahina, memperkuat tim pencegahan di sekolah maupun satgas di tingkat kota. Kami berharap upaya ini dapat meminimalkan kekerasan dan membantu anak-anak Ambon meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Pa Edy sapaan akrap
Dengan dukungan semua pihak, diharapkan kekerasan terhadap anak dapat ditekan seminimal mungkin sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung prestasi generasi muda Ambon. (CM)






