YAM Hadirkan Pembelajaran Sekolah Enuma Indonesia di SDN 2 Tawiri. Ini Tanggapan Pihak Sekolah dan Orang Tua Siswa

MALUKUEXPRESS.COM, Kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Digital Sekolah Enuma Indonesia SD Negeri 2 Tawiri Siklus 3. Rabu 21 Agustus 2024 Pukul 10.00 Wit sampai selesai. Yang dihadiri oleh orang tua siswa Kelas 1 dan 2, Para guru dan kepala sekolah dan Tim Yayasan Arika Mahina dan media.

Adapun antusias peserta orang tua siswa dalam mengikuti kegiatan sangat baik, ketika mendengarkan paparan dari Tim Yayasan Arika Mahina tentang Apa itu Sekolah Enuma, Komponen Sekolah Enuma dan Demo bermain Sekolah Enuma serta Tanya jawab.

Bacaan Lainnya

Tim Yayasan Arika Mahina Lenda Pattiserlihun (Project Officer) yang ditemui awak media mengatakan bahwa, Metode pembelajaran ini di SD Negeri 2 Tawiri, ini baru pertama kali untuk tahun 2024. Harapan kami bahwa, proses pembelajaran berbasis digital sekolah enuma ini akan terus berkesinambungan bagi SD Negeri 2 Tawiri dalam proses pembelajaran anak usia dini, yang sasarannya kepada siswa kelas 1 dan kelas 2 SD Negeri 2 Tawiri.

Lanjutnya, Tujuan dari sosialisasi bersama orang tua hari ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan antara orang tua dan juga pihak sekolah untuk bekerja sama dalam proses pembelajaran ini untuk satu tahun ke depan pada SD negeri 2 Tawiri.

Pihak Yayasan berharap proses pembelajaran ini akan berjalan dengan baik, untuk capaian tujuan-tujuan anak akan lebih memahami dan mengerti proses pembelajaran sehingga semua bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan bersama dari kami (YAM) dan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Ambon yang selama ini bekerja sama dengan kami untuk melihat tingkat kemampuan belajar anak dalam proses pembelajaran digital sekolah enuma Indonesia.

Tambahnya, mengenai keunggulan dari sekolah enuma ini, kami telah hadir di tahun ke 3, Yayasan Arika Mahina masih terus dengan program pembelajaran berbasis digital sekolah enuma, kami melihat bahwa sangat berpengaruh tingkat kemampuan belajar anak terlebih khusus pada tiga mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Oleh karena itu, kami melihat bahwa peningkatan demi peningkatan yang kami lakukan, untuk anak usia kelas 1 kelas 2 dan juga kelas 3 untuk beberapa sekolah yang lain, kami melihat bahwa ini peluang yang paling bagus untuk perkembangan belajar anak di Maluku terlebih khusus untuk Kota Ambon.

Kedepan dengan kerjasama kami dengan Sekolah Enuma Indonesia dan pendanaan dari head foundation, dimana program ini terus dilanjutkan untuk tahun ajaran 2024/2025 dengan penambahan 2 sekolah target yang berpartisipasi. Tahun ajaran ini menjadi tahun ketiga Yayasan Arika Mahina bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Ambon dalam pelaksanaaan pembelajaran digital Sekolah Enuma, dan jumlah siswa yang berpartisipasi pada tahun ke -3 ini, sebanyak kurang lebih 750 siswa dari 12 sekolah dasar yaitu SDN 93 Ambon, SD Al Ikhsan, SDN Ama Ory, SDN 1 Amahusu, SDN Seilale, SDN Tuni, SDN Kilang, SD Al Hilaal 5 Keranjang, SDK Nania, SDN Toisapu dan SDN Tawiri,”tutupnya.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri 2 Tawiri Edward J. Purmiasa, S.Pd yang dalam keterangan persnya mengatakan bahwa, pihak sekolah sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada Yayasan Arika Mahina yang sudah boleh menambahkan kami, SD Negeri 2 Tawiri dan juga saya berterimakasih kepada Dinas Pendidikan Kota Ambon dalam hal ini Kepala Dinas dan jajarannya yang sudah boleh bekerjasama dengan Yayasan Arika Mahina, yang pada kesempatan ini memberikan kesempatan kami SD Negeri 2 Tawiri untuk ada dalam program sekolah Enuma, Sekolah yang berbasis digitalisasi.

Oleh sebab itu, kami tetap optimis untuk bagaimana kami akan berupaya sehingga siswa pada kelas 1 dan siswa kelas 2 sudah lebih fasih pada proses pembelajaran yang berbasis digitalisasi dan yang menjadi harapan saya kedepan, kiranya program-program ini terus berjalan jangan sampai di sini dan kalau boleh juga, jangan hanya kepada kami yang berjumlah kurang lebih 12 sekolah penambahan di tahun ketiga ini, tapi terus, kalau boleh semua sekolah yang ada di kota Ambon, semua boleh mendapat pembelajaran berbasis digital sekolah enuma ini. “Saya memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Yayasan Arika Mahina,”ungkapnya.

Sementara itu, Mewakili orang tua siswa, Bapak Enikson. E. Desa dalam wawancaranya mengatakan bahwa, sebagai orang tua, kami sangat berterimakasih dan telah mendengar langsung dari pihak SD Negeri 2 Tawiri yang menerima sosialisasi tentang kegiatan ini, kami berharap kedepan aplikasi Sekolah Eduma berbasis digital ini akan dapat membantu anak-anak kami baik di kelas 1 dan kelas 2 untuk cepat beradaptasi dengan pelajaran dan untuk membantu pendidikan mereka ke depan, sehingga apa yang mereka lakukan bisa di pahami dengan baik.

Lanjutnya, kalau sekarang ini hampir semua anak-anak cara pemahamannya beda-beda, semoga dengan aplikasi ini dengan cara pendekatan bermain lewat aplikasi ini, mereka bisa dapat dengan cepat bisa menangkap semua mata pelajaran yang diterima.

“Namun ada satu yang ingin saya inginkan, kalau bisa dari pihak aplikasi boleh mengfasilitasi seperti di dalam di aplikasi, soalnya saya sempat kemarin buka dan download playstore aplikasi hanya satu mata pelajaran, dan saya berharap tiga mata pelajaran bisa ada dan kami bisa download di playstore supaya kita orang tua bisa membantu dalam hal mengedukasi anak, karena waktu di sekolah tidak lama seperti yang di rumah, seandainya di rumah kita bisa download aplikasi dengan full tiga mata pelajaran, namun yang jadi soalnya yang kita buka di rumah hanya satu mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia,”ungkapnya.

Untuk itu, saya berharap saat anak terima di sekolah dan saat anak balik pun, orang tua bisa mengingatkan mereka supaya mereka lebih cepat paham dengan apa yang sudah di dapat di dalam aplikasi tersebut. (*)

Pos terkait