MALUKUEXPRESS.COM. 17 Maret 2026, Ambon benar-benar panas! Sebanyak 2.094 calon prajurit Tamtama PK Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Gelombang Pertama 2026 harus menghadapi sidang penentuan paling krusial—momen hidup-mati untuk lolos jadi tentara!
Bukan seleksi biasa, ini adalah tahap akhir yang menentukan segalanya. Ribuan pemuda dari Maluku dan Maluku Utara kini berada di ujung nasib: lanjut jadi prajurit atau tersingkir tanpa ampun.
Bertempat di Makorindam XV/Pattimura, Desa Suli, suasana tegang terasa sejak awal. Setiap nilai, setiap hasil tes, dikupas habis tanpa toleransi.
Pangdam XV/Pattimura, Putranto Gatot Sri Handoyo, turun langsung memimpin. Pesannya tegas—tak ada celah untuk kecurangan!
“Kita tidak butuh yang biasa-biasa. Kita butuh yang terbaik—jujur, kuat, dan siap berkorban untuk negara!” tegasnya.
TAK SEMUA BISA BERTAHAN
Sebelum sampai titik ini, para casis sudah melewati rangkaian ujian berat yang bikin banyak peserta tumbang:
Administrasi super ketat
Pemeriksaan kesehatan detail
Tes fisik yang menguras tenaga
Uji psikologi mental baja
Litpers (rekam jejak & integritas)
Di tahap ini, yang tersisa hanyalah mereka yang benar-benar kuat—bukan cuma badan, tapi juga mental dan karakter.
DETIK-DETIK MENUJU SERAGAM LORENG
Yang lolos, Mereka akan lanjut ke
pendidikan militer—tempat pembentukan prajurit tempur sesungguhnya.
Yang gagal,Harus rela mimpi terhenti di sini.
Seleksi ini bukan sekadar proses—ini adalah arena pertarungan mimpi ribuan pemuda yang siap mempertaruhkan segalanya demi satu tujuan, menjadi penjaga kedaulatan Indonesia. (CM)






