MALUKUEXPRESS.COM, Dua periode di DPR RI, kini Komisaris Pertamina International Shipping. Michael Wattimena kembali menyapa basis almamaternya. Sinyal pertarungan politik Maluku 2029 mulai menguat!
Panggung politik Maluku menuju Pemilu 2029 mulai memperlihatkan dinamika menarik. Nama Michael Wattimena, yang akrab disapa BMW, kembali mencuat. Bukan sekadar pulang kampung untuk bernostalgia, tetapi membawa pesan politik yang cukup kuat: dirinya menyatakan siap kembali mengabdikan diri bagi Maluku melalui jalur politik nasional.
Usai membuka kegiatan Soccer Robotic Competition di almamaternya, SMA Kristen YPKPM Ambon, BMW melanjutkan agenda silaturahmi bersama keluarga besar alumni di Resto Dua Ikan, Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Jumat (30/10/2026).
Di hadapan puluhan alumni, BMW secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya telah mendapat arahan langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk kembali ke Maluku dan mempersiapkan diri menghadapi kontestasi calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029.
“Saya diminta oleh Pak Bahlil untuk maju sebagai calon dari Maluku. Karena itu, saya datang ke sini memohon doa restu dari Bapak-Ibu, para alumni SMA Kristen YPKPM Ambon,” ungkap BMW.
Pernyataan ini tentu bukan sekadar obrolan dalam sebuah reuni alumni. Di tengah mulai terbentuknya peta persaingan politik menuju 2029, sinyal tersebut berpotensi menjadi salah satu perkembangan politik yang patut diperhitungkan di Maluku.
EMPAT KURSI, 13 KOMISI: BMW SENTIL LEMAHNYA DAYA TAWAR MALUKU DI SENAYAN
Salah satu pernyataan paling menarik dalam pertemuan itu adalah sorotan BMW terhadap keterbatasan keterwakilan politik Maluku di DPR RI.
Menurutnya, Maluku saat ini hanya memiliki empat kursi di DPR RI, sementara lembaga legislatif tersebut memiliki 13 komisi. Keterbatasan jumlah wakil daerah dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam memperjuangkan berbagai kepentingan Maluku di tingkat nasional.
“Dari sisi kekuatan politik, kuota kita hanya empat. Sembilan komisi kita tidak punya. Di situlah kelemahan yang ada pada kita,” tegasnya.
Pernyataan ini menyentuh persoalan mendasar: bagaimana Maluku dapat memperkuat daya tawar politiknya di pusat ketika keterwakilan daerah masih terbatas?
Bagi BMW, perjuangan daerah tidak cukup hanya dengan membawa aspirasi, tetapi juga membutuhkan pengalaman, jaringan, komunikasi politik, dan kemampuan membangun kekuatan di tingkat nasional.
DUA PERIODE DI DPR RI, BMW KEMBALI MEMASANG TARGET
Pengalaman dua periode sebagai anggota DPR RI menjadi modal politik yang ditawarkan BMW. Ia mengaku memahami mekanisme perjuangan kepentingan daerah di Senayan, termasuk bagaimana membangun komunikasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.
Kini, dengan pengalamannya sebagai Komisaris Pertamina International Shipping, BMW menyatakan ingin kembali memberikan kontribusi bagi tanah kelahirannya.
Pertanyaannya, apakah pengalaman dan jaringan politik yang dimilikinya mampu menjadi kekuatan baru bagi perjuangan Maluku pada periode mendatang?
Jawabannya tentu akan ditentukan oleh perjalanan politik menuju 2029 serta dukungan masyarakat Maluku sendiri.
“SAYA BUKAN SIAPA-SIAPA, SAYA HANYA MICHAEL WATTIMENA”
Di tengah pembicaraan mengenai politik dan masa depan Maluku, BMW justru menyampaikan pesan persaudaraan yang cukup menyentuh.
Ia mengingatkan bahwa jabatan dan posisi tidak boleh menjadi sekat yang memisahkan sesama keluarga besar almamater.
“Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya Michael Wattimena, yang dikenal seperti ini dari dulu sampai sekarang. Apa gunanya kita kalau tidak bale muka lia orang sudara. Semuanya itu par Maluku pung bae,” ucapnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa hubungan persaudaraan dan identitas sebagai orang Maluku harus tetap berada di atas kepentingan jabatan maupun kekuasaan.
2029 MULAI MEMANAS, MALUKU MENUNGGU PEMBUKTIAN!
Kepulangan BMW ke almamater dan pertemuannya dengan keluarga besar alumni YPKPM menjadi sinyal bahwa komunikasi politik menuju 2029 mulai dibangun.
Namun, satu hal yang perlu digarisbawahi: dukungan politik tidak cukup hanya dengan nama besar, pengalaman, ataupun arahan elite partai. Masyarakat Maluku membutuhkan wakil yang benar-benar mampu memperjuangkan kepentingan daerah, menghadirkan hasil nyata, dan menjaga hubungan dengan rakyat.
BMW telah menyampaikan niatnya. Ia telah mengungkapkan adanya arahan dari Ketua Umum Golkar. Kini publik menunggu bagaimana langkah politik berikutnya.
Apakah Michael Wattimena akan kembali menjadi salah satu kekuatan utama Golkar dalam perebutan kursi DPR RI dari Maluku pada 2029?
Satu pesan telah disampaikan dari Lateri: BMW ingin kembali ke Senayan, tetapi kali ini dengan membawa harapan dan aspirasi masyarakat Maluku.(CM)






