IKAPATTI Alumni Inspire , Pesan Emas BMW ke Mahasiswa : Jangan Sekedar Sukses Tapi Bermakna

MALUKUEXPRESS.COM –  Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Pattimura (DPP IKAPATTI) menggelar program IKAPATTI Alumni Inspire di Auditorium Universitas Pattimura, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan alumni yang telah berkiprah di tingkat nasional, Dr. Michael Wattimena, S.E., S.H., M.M.

Dalam perjalanan pengabdiannya, Michael Wattimena telah dua periode menjabat sebagai Anggota DPR RI (2009–2014 dan 2014–2019), Tenaga Ahli Menteri ESDM RI, dan kini dipercaya sebagai Komisaris Pertamina International Shipping.

Dihadapan ribuan mahasiswa , Michael Wattimena yang akrab disapa BMW,  menekankan tiga prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh generasi muda yakni
“Jaga integritas dan etos kerja, berani keluar dari zona nyaman, dan belajar sepanjang hayat.”

Ia lewat moment tersebut ,berbagi pengalaman masa kuliahnya di Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura. Menurutnya, Maluku memang dimanjakan alam , ke laut ada ikan, ke darat ada hutan. Namun kekayaan alam ini tidak boleh membuat masyarakat merasa miskin.

“Ketika ada yang bilang Maluku miskin, saya bingung. Miskin yang mana? Hasil survei justru menunjukkan masyarakat Maluku termasuk yang paling bahagia di Indonesia,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

BMW menegaskan bahwa masa depan Maluku bertumpu pada lima sektor unggulan: kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, energi, serta budaya. Maluku merupakan wilayah kepulauan terbesar kedua di dunia, dengan luas laut jauh lebih besar daripada daratan.

Ia pun menyoroti peluang besar dari proyek strategis nasional Blok Masela yang resmi ditandatangani pada 16 Juli lalu, setelah penantian 28 tahun. Dengan total investasi mencapai 20,9 miliar USD atau hampir 400 triliun rupiah, BMW menantang mahasiswa Maluku:

“Apakah kita hanya akan menjadi penonton, atau ikut berperan di dalamnya?”

Ia mengingatkan bahwa sejak tahun 2016, saat peresmian Jembatan Merah Putih, Presiden Joko Widodo telah berpesan agar lembaga pendidikan di Maluku mempersiapkan SDM lokal agar dapat terlibat langsung di proyek Blok Masela. Kini proses keputusan investasi (FID) sedang berjalan, dan operasi dijadwalkan dimulai awal Januari mendatang.

BMW menutup penyampaiannya dengan tiga pesan utama bagi mahasiswa:

Bermimpi Besar — Jangan batasi masa depan hanya karena keadaan hari ini. Jika kita tidak berani bermimpi, sulit menggapai masa depan yang cerah.

Jangan Takut Gagal — Kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. Teruslah berusaha dan tidak mudah menyerah.

Ingat Akar — Setinggi apa pun kita terbang, jangan lupakan orang tua, almamater, dan tanah kelahiran. Apa yang diraih hari ini adalah buah doa dan pengorbanan mereka.

“Jadilah orang yang tidak hanya sukses, tetapi juga bermakna. Sukes tanpa makna tidaklah cukup. Kapal dibangun bukan untuk diam di dermaga, tetapi untuk membelah ombak. Begitu pula kalian — keberhasilan kalian paling indah saat kalian memberi manfaat bagi sesama, daerah, dan bangsa,” pesannya mengutip semangat yang dikutip juga dari pemikiran Benazir Bhutto.

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan diharapkan dapat memicu semangat mahasiswa Universitas Pattimura untuk terus berkarya, berinovasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (CM)

Pos terkait