AMBON, MALUKUEXPRESS.COM — Suasana penuh semangat mewarnai Dusun Karang-Karang dan Dusun Batu Tagepe, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Senin (27/10/2025), saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin langsung Brigadir Jenderal TNI Valian Wicaksono Magdi, S.Sos., M.Sos., turun ke lokasi.
Brigjen Valian, yang kini menjabat Wakil Asisten Intelijen Kasad (Waasintel Kasad), meninjau progres pekerjaan lapangan sekaligus menyapa masyarakat setempat. Dengan nada haru, ia mengungkapkan keterikatannya dengan tanah kelahirannya.
“Alhamdulillah, setelah 45 tahun saya kembali ke sini. Saya lahir di RST Latumeten, kakek saya Aihuan, nenek saya Wattimuri. Jadi, ini rumah saya,” ucap Brigjen Valian disambut tepuk tangan warga.
Dalam arahannya, Jenderal berdarah Ambon ini menegaskan pentingnya fungsi pengawasan agar program TMMD berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat. Ini roh utama program kita,” tegasnya.
Progres Pembangunan Hampir Rampung
Komandan Kodim 1504/Ambon Kolonel Inf Hari Sandra melaporkan, kegiatan TMMD ke-126 difokuskan di Desa Poka yang mencakup dua dusun: Karang-Karang dan Batu Tagepe.
Berikut capaian fisik yang hampir tuntas:
Dusun Karang-Karang: Jalan lingkungan 180 meter (100%), 3 unit RTLH baru, pembangunan reservoir air & pipanisasi 70 meter (reservoir selesai, pipanisasi tahap akhir).
Dusun Batu Tagepe: Dua jalan lingkungan (tangga terjal) 89%, drainase 150 meter (67%), 2 unit RTLH (75%), 1 unit MCK (60%).
Selain itu, Satgas juga melaksanakan program ketahanan pangan berupa penanaman padi ladang seluas 1 hektare dan reboisasi 1000 pohon di dua dusun. Dari 21 item penyuluhan non-fisik, 90% telah tuntas.
Kolonel Hari Sandra menjelaskan, total anggaran mencapai Rp1,2 miliar, dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Ambon melalui dana Perubahan APBD (P-APBD).
Apresiasi untuk Sinergi dan Kepedulian
Usai peninjauan, Brigjen Valian mengapresiasi kerja keras Satgas dan partisipasi warga.
“Pekerjaan berjalan maksimal. Harapan kami, sebelum penutupan tanggal 6 November, semua sasaran fisik dan non-fisik tuntas 100%. Yang terpenting, TMMD ini benar-benar menghadirkan kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.
Selain meninjau lokasi RTLH dan MCK, Tim Wasev juga berpartisipasi dalam penanaman 1000 pohon pala dan pembagian paket sembako bagi masyarakat Desa Poka.
Pemkot Ambon: Kami Dukung Sepenuhnya!
Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisutta, S.Sos., turut hadir dan ikut menanam pohon bersama Satgas TMMD. Ia menegaskan komitmen Pemkot Ambon untuk terus bersinergi dengan TNI.
“Kami dari Pemerintah Kota Ambon sejak awal memberikan dukungan penuh bagi pelaksanaan TMMD. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Elly Toisutta.
Ia menambahkan, dukungan Pemkot akan berlanjut setiap tahun sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam pembangunan desa.
“Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan selalu mendukung TMMD,” tandasnya.
Kemanunggalan yang Nyata
TMMD, yang dulu dikenal sebagai ABRI Masuk Desa (AMD), kini menjadi program lintas sektoral unggulan TNI AD. Melalui TMMD ke-126, berbagai program unggulan turut dijalankan — mulai dari Integrated Farming, TNI Manunggal Air, Rehab RTLH, Pencegahan Stunting, hingga Bersatu Dengan Alam (reboisasi dan penanaman pohon).
Kehadiran Brigjen Valian di Ambon bukan hanya simbol pengawasan, tetapi juga wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat Maluku — membangun dari desa, untuk Indonesia yang lebih kuat. (CM)








