Malukuexpress.com, Masohi – Bupati Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Zulkarnain Awat Amir, menyampaikan pidato perdananya pada rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD), yang digelar di ruang paripurna DPRD Malteng, selasa (4/3/2025).
Rapat paripurna istimewa tersebut dibuka oleh ketua DPRD Malteng Herry Men Carl Haurissa, didampingi oleh Wakil ketua DPRD Arman Mualo dan Zeth Latukarlutu.
Bupati Malteng Zulkarnain Awat Amir dalam pidato perdananya mengatakan, dalam menjalankan kepemimpinan ini, beliau bersama wakilnya hadir dengan visi besar “Membangun Maluku Tengah yang Berdaya Saing, Sejahtera, Rukun, dan Damai”.
Menurutnya, visi ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan komitmen nyata untuk membawa Maltebg melesat ke depan sebagai daerah yang maju, kuat, dan berdaya saing dalam berbagai aspek kehidupan.
“Sebagai penjabaran dari visi tersebut kami menetapkan tagline “Malteng Bangkit”, yang mencerminkan semangat kebangkitan menuju masa depan yang lebih gemilang,” kata Zulkarnain dihadapan anggota DPRD Malteng.
Lanjutnya, untuk mewujudkannya ia akan menjalankan lima misi utama, yaitu:
1. Membangun Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Sehat, dan Terampil. Investasi terbesar dalam pembangunan adalah manusia. Pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang prima, serta pelatihan keterampilan yang adaptif adalah kunci untuk membentuk masyarakat yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.
2. Meningkatkan Daya Saing dan Stabilitas Perekonomian Daerah. Kami berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, mengembangkan UMKM, menarik investasi, serta mendptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.
3. Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Berdaya Saing. Pemerintahan yang baik adalah fondasi utama pembangunan. Transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang cepat serta efisien akan menjadi prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan kami.
4. Membangun Ketahanan Sosial Budaya dan Lingkungan. Kerukunan dan harmoni antar warga adalah aset berharga. Kami akan terus menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat identitas budaya, serta merawat lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.
5. Membangun Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur serta Pengembangan Wilayah.
“Infrastruktur yang memadai menjadi kunci pemerataan pembangunan. Kami akan mempercepat pembangunan jalan, jembatan, fasilitas publik, dan konektivitas antar wilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” janji Bupati. (ME-08)






