Malukuexpress.com, Masohi — Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kamis (20/8/2026).
Ia diterima langsung oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi. Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan pengembangan energi terbarukan di wilayah Maluku Tengah.
Fokus utama pembahasan adalah percepatan eksplorasi panas bumi pada Wilayah Kerja Panas Bumi Banda Baru–Sepa di Kecamatan Amahai, serta potensi panas bumi di Kecamatan Tehoru. Berdasarkan data awal, WKP Banda Baru–Sepa diperkirakan memiliki potensi sebesar 40–60 MW. Potensi ini dinilai menjadi peluang strategis untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain panas bumi, pertemuan juga menyoroti penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Komunal untuk wilayah terisolir dan pegunungan. Dalam roadmap Kementerian ESDM periode 2027–2028, direncanakan pembangunan 7 unit PLTS Komunal di sejumlah negeri di Kecamatan Seram Utara dan Kecamatan Banda.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat. Tujuannya agar pemanfaatan potensi energi terbarukan dan perluasan akses listrik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan, terpencil, dan pegunungan.
“Dengan sinergi ini kami berharap pembangunan energi di Maluku Tengah bisa lebih merata dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Zulkarnain usai pertemuan.
Kementerian ESDM menyambut baik inisiatif Pemkab Maluku Tengah dan menyatakan siap mendukung percepatan studi, perizinan, hingga pembangunan infrastruktur energi terbarukan di daerah tersebut. (ME-08)






