MALUKUEXPRESS.COM, Ambon-Dalam seleksi Sekretaris Daerah (Sekda), nama Apries B. Gaspersz langsung jadi sorotan setelah memaparkan konsep berani yang disebut “KAPITAN” Yang artinya: Kreatif, Patriotik, Kompeten, dan Humanis.
Bertempat di Hotel Manise, Senin (27/4/2026), Apries tampil percaya diri dengan membawa 9 inovasi “gaspol” yang digadang-gadang bisa bikin birokrasi Ambon naik level:
- Rapat perencanaan rutin biar gak asal jalan
- Sistem reward & punishment biar kerja gak setengah hati
- Upgrade skill ASN lewat pelatihan
- Kompensasi & penghargaan buat yang berprestasi
- Workshop besar perangkat daerah
- Evaluasi ketat program prioritas
- Ambon Fair untuk dorong potensi daerah
- Pengawasan langsung 17 program unggulan Walikota dan Wakil Walikota Ambon
- Survei kepuasan masyarakat biar suara rakyat didengar
Bukan cuma wacana, Apries menegaskan, posisi Sekda itu “kunci mesin” birokrasi—bukan sekadar jabatan formal. Bahkan, ia menekankan peran Sekda sebagai:
- Koordinator
- Inspirator
- Regulator
- Fasilitator
- Komunikator
- Evaluator
Menurutnya, tanpa evaluasi yang jujur dan profesional lewat Inspektorat, semua program cuma jadi formalitas.
Pesan kuatnya: birokrasi harus kerja nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas.
Dengan konsep “KAPITAN” ini, Apris mulai Ancang ancang menyusun Strategi perubahan awal yang besar dan baik untuk Ambon kedepan.
Yang jelas, satu hal pasti—persaingan kursi Sekda Ambon makin panas dan penuh gebrakan!. (CM)






