Fraksi Perindo Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah

Malukuexpress.com, Rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi fraksi terhadap rencana RAMPERDA APBD Ta 2022 dengan beberapa catatan penting.dalam penyampaian 8 fraksi di DPRD Maluku.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Wattimury dengan mendengarkan penyampaian pendapat akhir dari 8 fraksi DPRD Provinsi Maluku, Rabu 15/12/2021.

Bacaan Lainnya

Dari beberapa penyampaian pendapat akhir fraksi fraksi Partai Perindo Amanat Berkarya DPRD Provinsi Maluku dalam penyampaian akhir fraksi yang dibacakan Maurren Vivian Haumahu, Fraksi Perindo menyadari sungguh keterbatasan akibat kondisi pandemi yang sedang terjadi sehingga menyebabkan kehidupan masyarakat yang cukup sulit serta aktifitas yang terbatas, sehingga memyebabkan biaya pendidikan, serta kesehatan yang cukup tinggi, tentu akan mempengaruhi pendapatan ekonomi masyarakat, apalagi bagi masyarakat miskin akan semakin terpuruk.

Hal ini tentu takkan membuat kita patah semangat untuk selalu bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kebutuhan rakyat Maluku. Sebagai bukti keseriusan kita untuk menjawab persoalan tersebut diatas adalah apa yang mestinya kita lakukan saat ini dalam perencanaan APBD tahun 2022.

Sebagaimana kita ketahui bahwa data BPS Maluku, kemiskinan di Maluku dari Ta 2016 – 2021 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya dan sempat mengalami peningkatkan pada tahun 2020 dan alhamdulillah atas kerja keras kita semua garis kemiskinan di daerah ini pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0.12 point dari 17.99 menjadi 17.87 pada bulan maret tahun 2021.

Untuk itu besar harapan kami dengan semangat kerja keras pemerintah daerah serta melandanya pandemi Covid – 19 tingkat kemiskinan ditahun – tahun akan datang di daerah Maluku ini agar semakin membaik,”Ujarnya.

Kami fraksi Perindo berkeyakinan untuk cara menekan angka kemiskinan bukanlah sesuatu hal yang mudah jika program dan kegiatan pada OPD yang bersentuhan dengan pemberdayaan langsung kepada masyarakat terbatas anggaranya.

Karena itu rancangan anggaran Pendapatan dan belanja daerah ( RAPBD ) haruslah berlandaskan pada kebutuhan masyarakat, yaitu dengan mempertinbangkan beberapa indikator penting prioritas kebutuhan yang meliputi diantaranya pendidikan, kesehatan, pembagunan dan pangan masyarakat.

Mempertegas bahwa rancangan APBD Maluku anggaran 2022 dimana pendapatan daerah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar dan belanja daerah yang mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2021. Kita lihat pembiayaan neto daerah tahun 2021 yang mana mengalami penurunan jika dibadigkan dengan 2021.

Memperhatikan pendapat asli daerah 2022 yang mengalami peningkatan 28% artinya Pemerintah telah cukup berhasil dalam usaha meningkatkan PAD. Kami mengharapkan kiranya ditahun – tahun yang akan datang PAD daerah dapat mencapai hasil yang lebih maksimal,”Harapnya

Fraksi Perindo juga mengharapkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah terhadap kondisi alam saat ini sehingga menyebabkan dampak kerusakan pada beberapa talud pantai dan sungai di beberapa daerah agar bisa segra tertangani,”Tutup Moureen. (*)

Pos terkait