MALUKUEXPRESS.COM, Masih dalam suasanan Tahun Baru Imlek warga Tionghoa, Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Ibu Aline Tjoa Pinontoan bersama jajaran Pengurus, serta Pihak Yayasan Simpati Ambon kembali mengelar kegiatan PEDULI NEGERI dengan dukungan dari Pemerintah Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon.
Kegiatan yang dihadiri oleh Siswa siswi SMK Muhammadyah Maluku mendapatkan apresiasi dukungan penuh dari para donatur, dermawan serta pihak pemerintah (Balai Perikanan Budidaya Laut) Ambon sehingga kegiatan edukasi serta pelepasan ikan dilaut berjalan tertib dan lancar di Pantai Suli Natsepa Ambon Senin, 10 Februari 2025
Ketua Permabudhi Provinsi Maluku yang diwawancarai oleh awak media mengatakan bahwa, masih dalam suasana imlek, ada tradisi yakni Fang Shen sering dilakukan pada perayaan Imlek, kami dari Permabudhi Maluku hari ini, melepaskan 1000 ikan kecil dan 300-500 ekor ikan sedang hingga ikan besar bersama pengurus Yayasan simpati Ambon serta anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan.
Sebagai bagian dari tradisi Fang Shen adalah tradisi melepaskan makhluk hidup ke habitatnya atau ke alam bebas. Tradisi ini dilakukan oleh umat Buddha dan masyarakat Tionghoa, dan tujuan dari tradisi Fang Shen adalah Memberikan kebahagiaan kepada semua makhluk hidup dan menjaga keseimbangan ekosistem dan berdoa untuk segala kebaikan.
Lanjutnya, Permabudhi melakukan ini dengan menghadirkan anak-anak Siswa siswi dari SMK Muhammdyah Ambon, dimana kami memberikan edukasi sehingga mereka bisa memahami pentingnya menjadi kelestarian konservasi dan ekosistem laut di Maluku. Sebab kita ketahui bersama bahwa Maluku, luasan lautnya sangat luas dan sangat menjanjikan potensi lautnya bagi kehidupan masyarakat di pesisir.
Kedepan kami berharap, semoga edukasi bagi masyarakat kita, untuk menyadari pentingnya melestarikan laut, karena laut ini merupakan sumber utama untuk masyarakat kita yang hidup di pesisir, jadi sudah sepatutnya kita menjaga laut di Maluku ini,”tutupnya. (*







