Malukuexpress.com, Terkait dengan adanya dugaan penggunaan anggaran tahun 2021, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku, tidak tepat sasaran.
Diduga, beberapa program kegiatan yang sudah di anggarkan, namun ternyata tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga realisasi anggaran tahun 2021 tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagai mana mestinya.
Menyingkapi hal tersebut Anggota komisi I DPRD Maluku Edison Sarimanella mengakui kepada media Rabu 17/8/2022.
Dikatakanya menyangkut profesionalitas penggunan anggaran patut di evaluasi, karena ada beberapa laporan dari masyarakat juga menyangkut kegiatan Kesbangpol yang ternyata tidak terselenggara,” Ujar Sarimanella.
Ada kegiatan yang tidak terselenggara namun anggarannya tersedia, itu patut di pertanyakan.
Iya juga menambahkan, Anggaran tersebut, diperuntukkan untuk program kegiatan yang ada di kesbang, kalau tidak penting kenapa di usulkan mubazir jadinya.
Malah pada tahun 2022 anggarannya minta dinaikan, Kita beri anggaran besar tapi tidak bisa dipertanggungjawabkan dengan baik itu bisa menjadi permasalahan serius,” Ungkap Sarimanella.
Dikatakan sebelumnya, DPRD Maluku melalui komisi I memang sudah memberi signal bahwa akan mengevaluasi beberapa OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, yang anggarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan Jelas,” Tutup Sarimaella. (*






