Malukuexpress.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Bella F.M. Marasabessy melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kecamatan Seram Utara Barat (SUB), minggu (19/3/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pengadilan Agama beserta jajaran, Asisten 1 setda Malteng, Kepala Kantor Kementrian Agama Malteng, Kepala Kecamatan SUB, serta sejumlah pimpinan OPD Pemda Malteng, para kepala pemerintahan Negeri dan Tim Penggerak PKK se-Kecamatan SUB, tokoh agama , tokoh pemuda dan masyarakat.
“Selaku Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK, sangat merasa bersyukur karna bisa melakukan kunjungan kerja di Kecamatan SUB, sekaligus bertatap muka dengan masyarakat secara khusus dengan ibu-ibu dan anak -anak generasi penerus bangsa,” ucap Bella dalam sambutannya.
Ketua PMI Malteng ini juga menyampaikan beberapa hal penting, terutama masalah penangan stunting di Malteng, dalam mendukung program kerja Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Ibu Widya Pratiwi Murad, untuk menurunkan angka stuntin Provinsi sebesar 20%.
“Program dan kegiatan penurunan stuntin, harus terus kita lakukan dari tingkat Kabupaten sampai di Kecamatan maupun Negeri di Malteng, agar bisa mencari solusi yang terbaik karena target untuk Kabupaten ini di Tahun 2024 harus sama dengan target Nasional,” kata Bella.
Tim penggerak PKK lanjutnya, memiliki peranan penting dalam memberikan edukasi dan motivasi dalam setiap kegiatan, demi menciptakan keluarga yang sehat d lingkungan masyarakat, oleh sabab itu peranan PKK di setiap Pokja harus di mantapkan.
Selain itu PJ Bupati Malteng Muhamat Marasabessy yang di wakili oleh Assisten I Setda Malteng Silvia Matemu mengatakan bahwa, Pemda bersama Tim Penggerak PKK lakukan Kunker ini, untuk melihat perkembangan pemerintah dan pembangunan di Kecamatan SUB. Selain itu juga, untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
“Hari ini Pemda bersama Tim penggerak PKK Malteng, pengadilan agama Masohi dan Kementrian Agama Malteng, Kunker di Kecamatan SUB. Hal ini tentu sebagai wujud perhatian Pemda bagi masyarakat, dan bukti kehadiran pemerintah di tengah – tengah masyarakat,” Jelasnya.
Silvia juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian penting, terutama dalam pencegahan kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting di Malteng, serta meminta adanya kerjasama Tim Penggerak PKK untuk melakukan terobosan dan inovasi guna mengatasi masalah sosial ini.
“Angka kemiskinan ekstrem kita masih cukup tinggi, angka stunting kita juga masih tinggi meskipun dalam beberapa tahun terakhir ini turun signifikan kita harus dorong masalah ini bisa selesai, untuk itu adanya kerjasama untuk melakukan terobosan dan inovasi guna mengatasinya,” ucapnya.
Dalam Kunker tersebut Pemda dan Tim Penggerak PKK Malteng, memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat di Kecamatan SUB, yakni pelayanan Sidang isbat Nikah Terpadu bagi 75 pasangan, pelayan Pengobatan dan Khitanan masal bagi 31 anak, serta memberikan penguatan, tentang peranan dan tanggung jawab khususnya dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. (ME08)






