MALUKUEXPRESS.COM, Ambon – Lurah Nusaniwe, Ridwan Latuconsina, S.STP, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kelurahan Nusaniwe.13 Juli 2026
Menurut Ridwan, program IKD merupakan inovasi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan secara digital. Dengan IKD, data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dapat diakses langsung melalui telepon seluler, sehingga masyarakat tidak lagi direpotkan dengan membawa atau memfotokopi dokumen setiap kali mengurus administrasi.
“Saat ini di Kelurahan Nusaniwe sudah lebih dari 500 warga yang berhasil mengaktifkan IKD. Kami akan terus mendorong sosialisasi agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital ini,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan KTP, IKD dapat menjadi solusi karena identitas kependudukan tetap dapat diakses secara digital. Sementara bagi masyarakat lanjut usia yang belum memiliki telepon pintar, proses pengaktifan IKD dapat dibantu oleh anak atau anggota keluarga.
Ridwan menegaskan bahwa kepemilikan KTP fisik masih tetap berlaku. Namun, pemerintah mendorong masyarakat untuk mengaktifkan IKD agar pelayanan administrasi menjadi lebih cepat, praktis, aman, dan efisien.
“Ke depan, masyarakat tidak perlu lagi diminta fotokopi KTP berulang kali karena seluruh data kependudukan dapat diverifikasi melalui sistem IKD,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ambon yang terus melakukan pendampingan dalam proses aktivasi IKD. Program ini berlaku secara nasional dengan sistem verifikasi yang menjamin keamanan data kependudukan masyarakat.
Selain membahas pelayanan administrasi digital, Ridwan turut menyinggung penyaluran bantuan sosial (bansos). Ia menyampaikan bahwa hingga memasuki Juli, penyaluran bansos triwulan kedua masih menunggu penyempurnaan data dari instansi terkait.
Menurutnya, pemerintah kelurahan bersama ketua RT, Dinas Sosial, Dukcapil, dan pihak terkait akan kembali melakukan verifikasi agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
“Kami ingin memastikan data kemiskinan benar-benar akurat. Warga yang benar-benar membutuhkan, seperti keluarga kurang mampu, janda, dan anak yatim, harus menjadi prioritas penerima bantuan. Karena itu proses pendataan dan verifikasi harus dilakukan secara teliti,” tegas Ridwan.
Melalui percepatan digitalisasi administrasi kependudukan dan komitmen memperbaiki validitas data penerima bantuan sosial, Pemerintah Kelurahan Nusaniwe di bawah kepemimpinan Ridwan Latuconsina, S.STP terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.(CM)






