Respons Cepat Menteri PU, Usulan Bupati Maluku Tengah Langsung Ditindaklanjuti BWS Maluku

Malukuexpress.com, Masohi – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam memperjuangkan penanganan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat kembali menunjukkan hasil positif. Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan survei lapangan terhadap lokasi abrasi pantai di Negeri Haya, Kecamatan Tehoru, pada Senin (13/7/2026).

Survei tersebut dipimpin oleh tim teknis BWS Maluku dan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Maluku Tengah, Hasan Firdausi, serta Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Syahbudin Hayoto.

Pelaksanaan survei ini merupakan tindak lanjut atas permintaan langsung Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, kepada Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, yang disampaikan saat kunjungan kerja Menteri di Banda Neira beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, saat membahas sejumlah kebutuhan infrastruktur strategis di Kabupaten Maluku Tengah.

Selain mengusulkan penanganan abrasi pantai di Negeri Haya, Bupati juga meminta perhatian Menteri PU terhadap kondisi talud di sekitar Pelabuhan Banda Neira yang membutuhkan penanganan segera guna mendukung keselamatan masyarakat serta aktivitas transportasi dan pariwisata.

Usai menyelesaikan survei di Negeri Haya, tim BWS Maluku langsung kembali ke Ambon dan pada malam harinya bertolak menuju Banda Neira menggunakan KM Labobar untuk melaksanakan survei lanjutan terhadap kondisi talud di kawasan pelabuhan.

Hasil survei awal di Negeri Haya menunjukkan terdapat sekitar 850 meter garis pantai yang membutuhkan pembangunan talud pengaman. Penanganan tersebut menjadi prioritas perhatian BWS Maluku dan ditargetkan dapat diproses secepatnya pada tahun 2026. Berdasarkan investigasi teknis di lapangan, sebelum pelaksanaan soil test, struktur pengaman pantai direncanakan akan menggunakan konstruksi cincin beton (concrete ring).

Kecepatan tindak lanjut ini mencerminkan kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum, serta BWS Maluku dalam merespons kebutuhan masyarakat. (ME-08)

Pos terkait