MALUKUEXPRESS.COM
OJK Maluku Cetak Guru Jadi Duta Literasi Keuangan, Bentengi Generasi Muda dari Pinjol Ilegal dan Penipuan Digital
Ambon,30 Juni 2026 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku mengambil langkah strategis dalam membangun generasi yang cerdas finansial dengan menggelar Training of Trainers (ToT) dan pengenalan Modul Ajar Literasi Keuangan bagi guru Mata Pelajaran IPS tingkat SMP/MTs se-Kota ambon.
Ambon 14 Juli 2026
Sebanyak 45 guru mengikuti pelatihan yang merupakan hasil sinergi OJK Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, dan Kementerian Agama Kota Ambon. Program ini menjadi bagian dari Bulan Literasi Keuangan 2026 sekaligus mendukung implementasi program BETA KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar).
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter keuangan generasi muda sejak dini.
“Bapak dan Ibu Guru kami harapkan menjadi penggerak Duta Literasi Keuangan yang mampu membangun generasi muda cerdas keuangan melalui edukasi yang terstruktur serta pembentukan karakter para murid,” ujar Haramain.
Tak hanya mengajarkan cara mengelola keuangan, para guru juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, investasi bodong, hingga berbagai modus penipuan transaksi keuangan yang terus berkembang.
“Mari menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat agar cerdas mengelola keuangan, berani mengatakan tidak terhadap aktivitas keuangan ilegal, dan mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kejahatan di sektor jasa keuangan,” tegas Haramain.
Pelatihan ini membekali para guru dengan pemahaman menyeluruh mengenai literasi keuangan sekaligus cara mengimplementasikan Modul Ajar Literasi Keuangan dalam proses belajar mengajar. Modul tersebut sebelumnya telah diluncurkan oleh Wali Kota Ambon pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kota Ambon, MGMP IPS Kota Ambon, serta berbagai pelaku industri jasa keuangan, di antaranya Bank Maluku dan Maluku Utara, Bank Syariah Indonesia, Bursa Efek Indonesia Perwakilan Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maluku, Pegadaian Cabang Ambon, dan Adira Finance Cabang Ambon.
Melalui langkah ini, OJK Maluku berharap literasi keuangan tidak hanya menjadi materi pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjadi budaya yang membentuk generasi muda Maluku lebih bijak dalam mengelola keuangan, kritis terhadap tawaran investasi, dan tangguh menghadapi tantangan ekonomi digital.
“Lawan pinjol ilegal dan penipuan dimulai dari sekolah! OJK Maluku membekali guru-guru SMP/MTs menjadi Duta Literasi Keuangan agar mampu mencetak generasi yang cerdas mengelola uang, bijak berinvestasi, dan terlindungi dari kejahatan finansial. Pendidikan keuangan hari ini adalah investasi masa depan Maluku.(CM)
#OJKMaluku #LiterasiKeuangan #BETAKEJAR #Ambon #Maluku #GenerasiCerdasKeuangan”






