Malukuexpress.com, Suasana politik nasional yang tengah memanas akibat berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan sikap DPR RI kini mendapat respon elegan dari mahasiswa Maluku. Mereka turun ke jalan menyampaikan kritik keras, namun tetap menjaga aksi damai tanpa merusak fasilitas umum.
Dalam aksinya, para mahasiswa menilai Presiden Prabowo telah gagal memenuhi janji besar yang dulu diagungkan: memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. “Yang terjadi justru sebaliknya, koruptor mendapat pengampunan, bahkan penghargaan. Macan Asia yang dulu dibanggakan, kini ompong,” tegas Bung Rhony Sapulette,S.H.,M.H.CLA
Kekecewaan Rhony dan masyarakat Indonesia juga diarahkan pada DPR RI. Kebijakan menaikan gaji, fasilitas, hingga intensif anggota dewan yang dibarengi dengan kenaikan pajak dianggap melukai hati rakyat. “Masyarakat diperas, DPR malah joget-joget,” ujar Bung Rhony dengan nada geram.
Tak hanya itu, pemberian Bintang Mahaputera oleh Presiden kepada eks narapidana korupsi dinilai sebagai tamparan bagi rakyat yang setia membayar pajak. Padahal masih banyak tokoh berprestasi, seperti Komjen Pol. Dr. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. yang berhasil membongkar kasus besar narkoba, kok malah justru disingkirkan tanpa penghargaan layak.
Meski kritik tajam dilontarkan, aksi mahasiswa Maluku berlangsung damai. Mereka memilih berdialog langsung dengan pihak kepolisian maupun perwakilan DPRD. Ketua Umum Perkumpulan Advokat Siwalima Maluku (ASM) pun menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih yang tinggi-tingginya karena aspirasi kalian sudah diterima oleh mereka yang punya kepentingan terima kasih
untuk Mahasiswa Maluku ujar Rhony .
“Ini contoh sikap intelektual mahasiswa Maluku. Demo bisa keras, tapi elegan. Kritik disampaikan dengan tegas, tanpa merusak. Aspirasi kalian sudah diterima dan akan diteruskan,” ujarnya.
Aksi ini diyakini sebagai cerminan akumulasi kekecewaan rakyat atas arah kebijakan pemerintah pusat. Pesan dari Maluku jelas: rakyat butuh pemimpin yang berpihak, bukan sekadar janji dan joget politik. (*c)






