
Malukuexpress.com, Jakarta, Kepedulian akan pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) terhadap generasi muda yang dirasa semakin menurun, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin melindungi dengan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) untuk memberikan sosialisasi tentang Bela Negara kepada personel Kogabwilhan III yang nantinya akan Lanjut ke jajaran Kogabwilhan III, bertempat di Aula Kogabwilhan III Kompleks Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur. Selasa (9/11/2021).
Sosialisasi Bela Negara tersebut diikuti oleh Kaskogabwilhan III, Para Asisten dan Wakil Asisten (Waas) Kaskogabwilhan III beserta pejabat pejabat utama Kogabwilhan III lainnya.

Pangkogabwilhan III dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan rasa dari kondisi awal generasi muda saat ini yang dirasa meningkatkan semangat nasionalisme dan bela negaranya, sehingga harapannya setelah adanya sosialisasi bela negara dengan menggandeng Wantannas ini selanjutnya dapat diterapkan kepada generasi muda yang ada di jajaran jajaran Kogabwilhan III.
Saya menyambut baik kegiatan ini, bersama Wantannas kitakan kuatkan jiwa nasionalisme generasi muda dengan pemberdayaan semangat bela diri pembelajaran, berikut cara-cara yang saya lakukan melalui program Pangdam XVI/Pattimura dengan program Aplikasi Kelasku sebagai sarana pendidikan untuk membantu anak-anak sekolah yang dapat diakses secara gratis,” terang Letjen Jeffry.
Sementara itu Brigjen TNI Haris Sarjana selaku Ketua Tim dari Wantannas mengatakan bahwa sosialisasi Bela Negara ini dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, dan kali ini berkesempatan di Kogabwilhan III agar tercipta pemahaman oleh generasi muda terhadap semangat kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia.
Sofian Tjandra, Phd., selaku pemateri, mengatakan bahwa sebelum mempersembahkan materi Wasbang dan Bela Negara kepada generasi muda, harus diawali dengan pemberian motivasi belajar pada generasi muda.
Sofian mengenalkan Program Revolusi Metodologi Pembelajaran (RMP), yaitu sebuah konsep pembelajaran interaktif dan menyenangkan yang berbasis IT dan multimedia yang sistematis, efisien dan efektif dalam upaya pemaksimalan hasil belajar para siswa di sekolah mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA.
“Dengan metode RMP belajar jadi menyenangkan, karena kurikulum pelajaran yang ada dikemas dalam bentuk animasi – Cinema Edutainment, layaknya anak-anak nonton tapi belajar, dan materi bela negara dapat dimasukkan dalam sistem tersebut” ujar Dr. Sofian. (*)






