MALUKUEXPRESS.COM, Petrus Livurngorvaan, Pencetus sekaligus salah satu Pendiri Organisasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya, menekankan pentingnya reformasi mental dalam membesarkan organisasi. Menurutnya, organisasi ini didirikan bukan untuk kepentingan kelompok, melainkan untuk kepentingan umum.
Petrus mengajak semua elemen anak dara Titisan Orang Tenggara Raya untuk bersatu padu menjaga kebersamaan dalam membesarkan organisasi. Ia menekankan pentingnya membuang ego-ego pribadi agar tidak menjadi batu sandungan dalam pertumbuhan organisasi.
“Rasa memiliki organisasi harus ditanamkan sebagai wujud kecintaan yang mendalam,” kata Petrus. “Implementasi menjalankan roda organisasi harus berjalan dengan baik.”
Petrus juga berpesan agar semua individu menuangkan segala kecerdasan dan kepintaran demi besarnya organisasi. Ia mengingatkan pentingnya pintar merasa dan tidak menyikut sana-sini, yang dapat menimbulkan keretakan dalam organisasi.
Selain itu, Petrus menandaskan bahwa Organisasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya dapat melakukan gerakan-gerakan yang besar dan menjadi semangat persatuan dan kesatuan yang mampu bekerja sama secara internal yang solid serta harus bisa berkolaborasi dengan pemerintah.
Lebih lanjut, Petrus meminta partisipasi aktif organisasi bukan semata-mata untuk kepentingan organisasi, melainkan harus ditunjukkan untuk kepentingan yang lebih luas, yaitu harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Ini merupakan indikator wujud partisipasi organisasi dalam pelaksanaan pembangunan dan sebagai mitra pemerintah.
Ia meminta Pengurus Dewan Pimpinan Pusat agar lebih menyusun program jangka Pendek, menengah dan jangka panjang dan cepat melantik Semua pengurus yang sudah terbentuk di setiap Provinsi di Indonesia karena merupakan wujud dari keberadaan dan eksistensi ditengah-tengah masyarakat,Pesan Petrus.
Dengan demikian, Petrus Livurngorvaan berharap Organisasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya dapat mencapai eksistensi yang profesional dan bermanfaat serta menjadikan cerminan kebersamaan dan kekompakan dalam kemasan suasana keakraban bagi masyarakat. (*






