MX.COM, POLADA MALUKU – Ribuan warga memadati Tribun Lapangan Merdeka Ambon untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan pada Senin (20/7) dini hari. Momentum pesta sepak bola dunia tersebut menjadi simbol kuat sinergi Pemerintah Daerah, TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat dalam memperkuat persatuan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Maluku.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. hadir bersama Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli Kodam XV/Pattimura, Aspidmil Kejati Maluku, Wali Kota Ambon, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, pimpinan TVRI Maluku, para Pejabat Utama Kodam XV/Pattimura, pimpinan OPD Provinsi dan Kota Ambon, serta unsur Forkopimda lainnya.
Kegiatan nonton bersama yang menjadi penutup rangkaian Festival Rakyat Nusantara dan Festival UMKM 2026 berlangsung dalam suasana kondusif. Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang menikmati pertandingan puncak Piala Dunia dengan tertib, sekaligus memanfaatkan ruang publik sebagai wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menegaskan bahwa Festival Rakyat Nusantara bukan sekadar rangkaian hiburan, tetapi menjadi sarana memperkuat persatuan, memperkenalkan potensi budaya daerah, menggerakkan pelaku UMKM, serta membangun optimisme masyarakat melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Keberhasilan penyelenggaraan nobar Final Piala Dunia 2026 juga menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif, sehingga masyarakat dapat menikmati momentum olahraga dunia tanpa gangguan keamanan maupun ketertiban.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa olahraga memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, budaya, maupun pilihan politik.
“Piala Dunia bukan hanya perhelatan olahraga, tetapi juga momentum yang menyatukan masyarakat. Kehadiran Forkopimda bersama ribuan warga pada kegiatan ini menunjukkan bahwa ruang publik yang aman dan kondusif dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta membangun optimisme masyarakat. Polda Maluku akan terus hadir menjaga setiap aktivitas masyarakat agar berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” ujar Wakapolda.
Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi, serta terselenggaranya berbagai kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan hiburan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Keamanan adalah prasyarat pembangunan. Ketika situasi kamtibmas tetap kondusif, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, pelaku usaha dapat berkembang, dan pemerintah dapat menjalankan program pembangunan secara optimal. Karena itu, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa Polda Maluku bersama TNI, pemerintah daerah, dan panitia telah melakukan langkah-langkah pengamanan secara terpadu sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 berlangsung kondusif. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, penyelenggara, dan masyarakat yang sama-sama memiliki kesadaran untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” jelas Rositah.
Menurutnya, pendekatan pengamanan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan kepada masyarakat agar setiap peserta dapat menikmati kegiatan dengan rasa aman dan nyaman.
“Polri terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya memastikan keamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang sehingga masyarakat dapat menikmati setiap kegiatan publik dengan nyaman. Ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Keberhasilan pelaksanaan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di Ambon menjadi bukti bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, penyelenggara, dan masyarakat mampu menciptakan ruang publik yang aman, inklusif, dan produktif.
Momentum tersebut sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi penting bagi pembangunan daerah, penguatan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Dengan situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal setiap agenda strategis daerah maupun nasional, sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai aktivitas sosial, budaya, olahraga, dan ekonomi secara aman, damai, dan berkelanjutan.






