MALUKUEXPRESS.COM, Ambon lagi panas! Pemerintah Kota Ambon resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi paling strategis di kalangan ASN: Sekretaris Kota Ambon (Sekot), Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Manise Hotel. (27/4)
Jabatan Sekda bukan posisi biasa—ini adalah “motor penggerak” birokrasi yang menentukan arah administrasi dan pembangunan Kota Ambon ke depan. Makanya, proses seleksi ini langsung jadi sorotan publik.Senin (27/4/2026).
4 Kandidat Kuat Lolos Tahap Awal, Dari proses administrasi dan kesehatan, hanya empat nama yang berhasil melaju:
Apries B Gaspersz, Steven Dominggus, Roby Sapulette dan Richard Luhukay
Mereka akan diuji lewat asesmen kompetensi oleh tim profesional dari Kemendagri dan panitia seleksi independen.
Warning Keras: Jangan Main “Orang Dalam”! Dalam sambutannya, Bodewin M. Wattimena tidak main-main. Ia memberi peringatan tegas:
Siapa pun yang coba “main belakang” atau pakai tekanan politik, langsung gugur!
Pesan ini jelas: seleksi harus bersih, objektif, dan tanpa titipan.
Target Besar: Bersihkan Birokrasi! Sekot terpilih nanti punya misi berat: Menghapus “zona merah” pengelolaan keuangan, Memangkas birokrasi berbelit, Mewujudkan sistem yang transparan & profesional.
Transparan! Disiarkan Live ke Publik, Menariknya, seluruh proses pemaparan makalah disiarkan LIVE lewat YouTube resmi Pemkot Ambon. Masyarakat bisa langsung menilai kualitas para kandidat. Langkah ini dinilai sebagai gebrakan transparansi.
Tim Seleksi Berkelas, Proses ini juga diawasi tokoh-tokoh kompeten, seperti. Sadali Ie, Yusuf Leiwakabessy, Markus Papilaya
Dibuka dengan Tradisi Tifa, Pembukaan seleksi ditandai pemukulan Tifa—simbol dimulainya proses penting untuk masa depan birokrasi Ambon.
Intinya: Ambon lagi cari sosok terbaik—bukan sekadar pejabat, tapi pemimpin birokrasi yang bersih, tegas, dan punya visi besar.
Siapa yang bakal jadi Sekda baru? Kita tunggu hasilnya (CM)






