
Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Sekretaris daerah maluku,Kementerian PPPA Asisten Deputi Bidang Peningkatan Partisipasi PEMERINTAH PROVINSI MALUKU AMBON 2022, Keluarga, Asisten, Deputi, Partisipasi, Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakat, Pimpinan OPD Terkait atau yang mewakili Ketua Forum PUSPA Provinsi Maluku,Fasilitator Daerah Desa Ramah Perempuan Kabupaten Buru Selatan dan Maluku serta Peserta yang berbahagia.
Gubernur Maluku Murad Ismail yang di wakili Oleh Alwiyah Alaydrus Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan mengatakan Pendidikan dalam keluarga melalui orang tua inilah yang dapat memberikan landasan kualitas ketahanan sosial masyarakat untuk membentengi anak-anak dalam menghadapi berbagai permasalahan yang akan datang.
Salah satu isu Pembangunan Nasional adalah Pembangunan Keluarga yang merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan keluarga berkualitas, berketahanan dan sejahtera yang hidup dalam lingkungan sehat pada setiap tahapan kehidupan dengan penekanan pada pentingnya penguatan ketahanan keluarga.”katanya.
Lanjut Alwiyah Ruangan anak dalam keluarga jika ingin secara sistematis dan bijak tampak yang lebih besar terhadap anak Untuk itu strategi pembangunan dalam mewujudkan keluarga lendidk maka yang sangat penting mengembangkan kemampuan agar menjalankan fungsinya jan baik dan diharapkan kedepan dalam menentukan kualitas khususnya dalam berbagai aspek provinsi Maluku.
Melalui kerjasama Kementerian PPPA an Desa dengan mengembangkan perempuan dan Peduli Anak sebagai implementasikan kebijakan pada bupaten Buru Selatan (Desa Waly dan Kabupaten Maluku Barat Daya Desa Kroing) merupakan Kabupaten
pilot projek tahun 2022 dan telah dilakukan pemetaan dan bimtek pada masing-masing Kabupaten.
Kami sangat mengharapkan kiranya Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dapat melaunching DRPPA di Provinsi Maluku, sehingga dapat memberikan apresiasi kepada Kabupaten Buru Selatan dan Maluku Barat Daya dalam melakukan berbagai program atau kegiatan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan.
Gubernur Maluku Berharap Rapat koordinasi PUSPA pada hari ini dapat membahas berbagai problematika dan mencari solusi untuk mengoptimalkan kebijakan yang sudah ada dan peningkatan kapasitas tugas Forum PUSPA yang tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota tetapi perlu adanya sinergi lintas stakeholder yang berasal dari akademisi, dunia usaha, komunitas dan media yang membantu miminimalisir permasalahan untuk memberdayakan kelangsungan hidup keluarga khususnya perempuan Kebahagiaan ini dan kekeluargaan ini atas nama Pemerintah Provinsi menyampaikan selamat datang Ibu ASDEP naan dan Kemasyarakat, berkenan Maluku dan Kota Ambon untuk kegiatan Sosialisasi dan Advokasi serta disaat ini. (*






