Sudah Setahun Pilkades Tidak Jelas di Desa Pajanengger Kangean Sumenep. SKP Minta Perhatian Serius Pemda “Sesegera”

  • Whatsapp

Malukuexpress.com, Bapak Kemendagri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Mohon Tolong Perhatikan dan kasihani kami di Desa Pajanengger Kangean Sumenep Madura, “kata Piyan Tokoh Masyarakat dalam rilis yang dterima media ini. Kamis (21/10/2021)

Lanjutnya, Sebab Sudah setahun ini Pilkades terlunta-lunta tidak Jelas di desa Pajanengger Kangean Sumenep. Maka itu, Kami Organisasi Kemasyarakatan Setya Kita Pancasila melihat masalah ini sangat prihatin atas banyaknya hal yang aneh dalam pemilihan Kades yang terlunta-lunta ini dan kami bertanya-tanya, ada apa dengan pilkades di kepulauan kangean, kok sampai sekarang belum ada kepastiannya.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, Kami belum pernah dapat kejelasan pasti dari pihak pemerintah. Maka itu, Kami minta pemerintah daerah, kasihani kami ini dan mohon tolong sesegera mungkin pilkades terlunta-lunta ini bisa selesai.

Tambahnya terutama Bapak Bupati Sumenep tolong jangan biarkan kami dan warga yang lain hanya menanti-menanti kapan pilkades di desa kami yaitu didesa pajanangger kecamatan arjasa kabupaten Sumenep Jawa Timur ini akan di laksanakan ?

“Karena sudah satu tahun kami tidak punya Kepala Desa, cuma yang ada hanya Penjabat yang di tunjuk oleh camat. Sedangkan keinginan kami selaku warga yang ada di desa ini sangat mengharapkan pemimpin yang di pilih oleh rakyat bukan Penjabat yang di tunjuk oleh Camat,”ungkapnya.

Ditambahkannya, Kami banyak menerima keluhan dari warga yang rata-rata pulang dari perantauan yang datang pulang kampung hanya semata mata untuk menunaikan tanggung jawab memilih calon masing-masing, akan tetapi sampai saat ini tidak juga ada kepastian seperti ini. Kami yakin dengan banyaknya pengangguran di desa kami akan menimbulkan masalah sosial yang sulit di atasi.

Sedangkan Penjabatnya tidak ada di tempat
bagaimana ini, administrasi daerah kami, bisa berjalan dengan baik sedangkan fasilitas umum saja minim, listrik terbatas jalan juga tidak jelas pembangunannya.

Kami memang juga ingin ada listrik 24 jam dan jalan yang layak dan sekali lagi kami memohon terutama kepada Bapak Kemendagri dan ibu Gubernur Jawa Timur serta Bapak Bupati Sumenep agar pilkades segera di laksanakan dengan prokes/SOP yg di tetapkan karena di tempat kami di kepulauan, covid 19 sudah tidak ada lagi, apa lagi dengan adanya pembentukan TPS di setiap dusun masing-masing ini akan memudahkan pemantauan penjaringan sosial akan lebih mudah di kendalikan,”harapnya.

Kedepannya, Kami ingin desa kami maju dan teradmistrasi dengan baik dan benar dan kami ingin Kepala Desa terpilih dari Rakyat. Ini permintaan kami secara demokrasi dan ingin adanya segera Kepala Desa itu ada,” ujar Piyan tutup. (*)

Pos terkait