Sukardi Tomagola Resmi Nahkodai Negeri Tamilow

Malukuexpress.com, Masohi – Sukardi Tomagola resmi menjabat sebagai Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) definitif Tamilow Kecamatan Amahai Maluku Tengah (Malteng).

Sukardi terpilih sebagai KPN Tamilow berdasarkan hasil musyawarah mata rumah parenta Tomagola dan Wailissa.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini, dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Malteng Muhamat Marasabessy, di lantai dua kantor Bupati Malteng, jumat malam (5/5/2023).

Selain KPN Tamilow, PJ Bupati Malteng juga melantik Penjabat KPN Haya Kecamatan Tehoru, Penjabat KPN Hila dan Ureng Kecamatan Leihitu.

Dalam sambutannya Marasabessy mengatakan, sesuai dengan amanat Gubernur Maluku saat melantik dirinya sebagai PJ Bupati Malteng. Salasatu tugas prioritasnya yaitu menyelesaikan masalah pemilihan dan penetapan KPN di Malteng.

“Alhamdulillah, dalam kurun waktu yang singkat ini saya telah melaksanakan amanah ini dengan baik. Bahkan sampai dengan saat ini, sudah sekian banyak KPN yang saya lantik, baik dalam status definitif maupun sebagai penjabat/penjabat sementara,” kata Marasabessy.

Marasabessy meminta kepada Sukardi Tomagola yang baru saja dilantik, untuk menggunakan ADD dan DD secara baik dan akuntabel untuk kesejahteraan masyarkat dan kesuksesan pembangunan di Negeri. Menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan dan OPD di lingkup Kabupaten.

“Berikanlah waktu sepenuhnya untuk tinggal di Negeri dan layanilah masyarkat dengan baik. Bangun relasi yang harmonis dan damai ditengah masyarakat termasuk dengan Negeri-Negeri lainnya disekitar wilayah kalian,” pintah Marasabessy.

“Saudara harus meletakan legacy dan sejarah baru dalam kepemimpinan di Negeri. Saya berharap Saudara benar-benar konsisten dan loyal untuk melakukan seluruh tugas yang dipercayakan,” harap Marasabessy.

Selain itu ia juga meminta kepada Pj KPN, agar segera melakukan konsulidasi untuk mempersiapkan tahapan pemilihan KPN yang defenitif, serta Jadikan regulasi sebagai variabel utama.

“Kalian harus bebas dari intervensi dan tekanan apapun, kalian harus melepaskan diri dari praktik-praktik pragmatisme. Kalian harus berdiri diatas kepentingan semua orang bukan kelompok dan golongan tertentu. Tugas kalian sangat singkat, karena itu pegang teguh janji dan sumpah jabatan yang telah kalian ucapakan,” pintah Marasabessy. (ME-08)

Pos terkait