MALUKUEXPRESS.COM, Pemerintah daerah Provinsi Maluku dan Maluku Tengah melalui Instansi terkait dan Dewan pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku maupun kabupaten Maluku tengah untuk segera menindaklanjuti terjadinya kelangkaan Sembilan Bahan pokok (Sembako) dan Bahan bakar minyak (BBM) di Wilayah Seram Selatan yang mana meliputi kecamatan Tehoru, Telutih, Siwalalat dan Werinama akibat putusnya jembatan wae kawanua yang memhubungkan empat kecamatan tersebut tegas ketua Anak Seram Bersatu (ASB) Maluku Josyes Do Santos Walalayo.
Menurut Walalayo saat ini di wilayah tersebut selain kelangkaan BBM dan juga terjadi kenaikan Harga yang meloncat tinggi sehingga harus ada solusi dari pemerintah daerah terkait dengan Hal tersebut Ujarnya.
Walalayo juga meminta DPRD Maluku maupun Maluku Tengah agar mempunyai fungsi Pengawasan yang baik terhadap persoalan ini, sebab jujur saat ini belum ada anggota DPRD yang berasal dari komisi tertentu dan mempunyai mitra dengan pemerintah daerah bersuara terkait persoalan tersebut Ujar Walalayo.
Walalayo berharap secepatnya ada solusi dari pemerintah daerah agar secepatnya bisa mengatasi persoalan tersebut Katanya lagi. (*






