MALUKUEXPRESS.COM, JAKARTA — Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Erihatu Samasuru Indonesia (BPP PERISAI) akan melaksanakan Deklarasi Nasional PERISAI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebagai momentum penting untuk memperkenalkan keberadaan organisasi sekaligus meneguhkan komitmen membangun persaudaraan, persatuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.
Ketua Umum BPP PERISAI, Johny Sumbung, S.KM., M.KES, menegaskan bahwa deklarasi di TMII bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi tonggak awal untuk membangun PERISAI sebagai organisasi yang memiliki jaringan nasional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Deklarasi di Taman Mini Indonesia Indah bukanlah tujuan akhir. Ini adalah langkah awal untuk membawa PERISAI bergerak dan hadir di seluruh Indonesia. Setelah deklarasi, kita akan langsung melakukan konsolidasi organisasi secara nasional, membangun struktur yang kuat, solid dan mampu menjalankan program-program PERISAI di daerah,” tegas Johny Sumbung.
Menurutnya, PERISAI harus dibangun dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan. Keberagaman daerah, latar belakang dan potensi masyarakat Indonesia harus menjadi kekuatan untuk membangun organisasi yang inklusif dan berorientasi pada kerja nyata.
“Kita ingin PERISAI menjadi rumah bersama, tempat kita membangun persaudaraan, memperkuat kebersamaan dan menghadirkan kontribusi nyata. Karena itu, konsolidasi nasional harus dilakukan dengan serius, terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Deklarasi Bukan Akhir, Tetapi Awal Gerakan Nasional
Sekretaris Jenderal BPP PERISAI, Mozes Rudy F. Timisela, ST, menegaskan bahwa setelah deklarasi, agenda organisasi akan langsung diarahkan pada konsolidasi ke berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, konsolidasi nasional akan menjadi instrumen penting untuk memastikan PERISAI memiliki struktur organisasi yang kuat dari tingkat pusat hingga daerah.
“Deklarasi di TMII adalah awal. Setelah itu, kita akan bergerak melakukan konsolidasi ke seluruh Indonesia. Kita ingin PERISAI tidak hanya dikenal melalui nama, tetapi memiliki struktur, kader, program dan kegiatan nyata di tengah masyarakat,” kata Mozes.
Konsolidasi akan mencakup penguatan struktur organisasi, pembentukan kepengurusan daerah, pendataan dan pengembangan anggota, kaderisasi, penyusunan program kerja serta pembangunan jaringan organisasi di berbagai daerah.
TMII Menjadi Simbol Persatuan Indonesia
Pemilihan Taman Mini Indonesia Indah sebagai lokasi deklarasi juga memiliki makna strategis. TMII merepresentasikan keberagaman budaya dan daerah Indonesia dalam satu kesatuan.
Karena itu, deklarasi PERISAI di TMII diharapkan menjadi simbol semangat persatuan dalam keberagaman, sekaligus menegaskan bahwa PERISAI hadir untuk membangun kebersamaan tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
BPP PERISAI akan mempersiapkan keterlibatan pengurus dan perwakilan dari berbagai daerah dalam agenda tersebut sebagai bagian dari langkah awal menuju konsolidasi organisasi secara nasional.
Dari TMII Menuju Seluruh Indonesia
Ketua Umum dan jajaran BPP PERISAI menargetkan deklarasi nasional menjadi momentum untuk mempercepat pembentukan dan penguatan organisasi di berbagai wilayah.
“Kita tidak ingin berhenti pada deklarasi. Setelah TMII, kita harus bekerja. Kita turun ke daerah, membangun organisasi, memperkuat persaudaraan dan menjalankan program yang memberikan manfaat,” tegas Johny.
Dengan semangat tersebut, BPP PERISAI memandang deklarasi di TMII sebagai titik awal perjalanan menuju organisasi yang memiliki jaringan nasional, struktur yang solid dan kerja nyata di seluruh Indonesia.
Deklarasi di TMII. Konsolidasi ke seluruh Indonesia. Kerja nyata untuk masyarakat dan bangsa. (CM)






